Rabu, 17 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Belajar Digital Marketing, Gema Insani Kunjungi Rene Turos Group

Oleh Rizal Siddiq
9 Juni 2023
di Berita Buku
A A
gema-insani-rene-turos

Jakarta – Penerbit Gema Insani mengunjungi kantor Rene Turos Group di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (9/6) pagi. Kunjungan ini berkaitan dengan ketertarikan Gema Insani untuk sharing informasi digital marketing bersama dengan Rene Turos Group yang terlebih dahulu menjalankan pemasaran digital, terutama TikTok. Pertemuan ini berlangsung mulai pukul 09:30 pagi.

Rombongan Gema Insani diwakili oleh Ecki Agassi selaku manajer marketing, bersama enam orang tim marketing online dan offline. Sementara itu, hadir empat orang dari Rene Turos Group yang menyambut kedatangan para tamu, di antaranya Luqman Hakim Arifin selaku CEO Rene Turos Group, Dede M. Multazam selaku manajer marketing, serta Ariza Fahlaivi dan Nur Alam selaku account manager TikTok.

Ecki mengatakan bahwa kedatangan Gema Insani ke Rene Turos Group berlatar belakang pertemuannya dengan Luqman Hakim Arifin, CEO Rene Turos Group, dalam sebuah forum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta pada Selasa (23/5) lalu. Forum itu membahas tren penjualan di toko buku offline dan online, menyusul berita tutupnya toko buku legendaris Gunung Agung. Dalam acara tersebut, Luqman menceritakan kiprah Rene Turos Group yang sudah mulai beradaptasi dengan pemasaran digital seperti TikTok.

Pernyataan Luqman tersebut mengilhami Ecki dan Gema Insani untuk berkunjung ke Rene Turos Group. Sebagai penerbit yang telah berdiri selama 37 tahun, Ecki merasa Gema Insani perlu memperdalam informasi terkait digital marketing agar tetap bisa beradaptasi dengan tren penjualan buku saat ini.

“Kami tertarik dengan pembicaraan Pak Luqman dengan kami dalam forum tersebut. Kami ingin sharing dengan Rene Turos Group untuk mengoptimalkan digital marketing, terutama TikTok yang telah lebih dahulu Rene Turos lakukan”, jelas Ecki.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

TikTok dan Strategi Marketing Penerbit

Rene Turos Group termasuk salah satu penerbit yang pertama kali menggunakan TikTok Shop sebagai media pemasaran. Hal itu sejalan dengan perkataan Luqman Hakim Arifin dalam pertemuan ini. Ia menyampaikan bahwa ada tiga standar yang harus dipenuhi dalam penerbitan buku, yakni: the first, the best, dan the different.

“Itulah yang kami jadikan prinsip di Rene Turos Group. Kita perlu terus beradaptasi dengan kebiasaan pelanggan, termasuk menggunakan TikTok sebagai media pemasaran”, tegasnya.

Menambahkan pernyataan tersebut, Dede selaku manajer marketing mengatakan bahwa strategi marketing saat ini harus menempatkan konten kreator sebagai marketer. Hal ini perlu penerbit lakukan agar setiap konten yang kita buat menghasilkan penyebaran informasi yang berkontribusi terhadap penjualan.

“Dengan strategi semacam itu, pembuatan konten digital mempunyai tujuan jelas dengan menarik minat konsumen untuk membeli.” Jelas Dede.

Setelah pembicaraan yang cukup panjang, Rene Turos Group dan Gema Insani melakukan foto bersama. Pertemuan pun berakhir pada pukul 11:30.

Topik: digital marketinggema insaniikapiikapi jakartarene turostiktok
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Ringkasan Buku The Psychology of Money: Kekayaan Tidak Hanya Angka

Selanjutnya

Henry Manampiring, Sosok di Balik “Filosofi Teras”

Rizal Siddiq

Rizal Siddiq

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
henry manampiring

Henry Manampiring, Sosok di Balik "Filosofi Teras"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In