Kamis, 18 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Singapura Larang Penerbitan Buku ‘Red Lines’

Oleh Siti Khotijah
3 November 2021
di Berita Buku
A A
Red Lines Political Cartoons and the Struggle Against Censorship (Foto: amazon.com)

Red Lines Political Cartoons and the Struggle Against Censorship (Foto: amazon.com)

Singapura – Buku berjudul Red Lines: Political Cartoons and the Struggle Against Censorship gagal terbit di Singapura. Karena, buku ini dinilai memuat konten rasisme yang diatur dalam Undang-Undang Publikasi yang tak Diinginkan (UPA).

Secara spesifik, Otiritas Pengembangan Media Infokom (IMDA), Singapura, melarang penerbitan buku tersebut karena memuat kartun Nabi Muhammad. Kartun tersebut dibuat oleh Charlie Hebdo. Tak hanya itu, buku ini juga memuat referensi yang merendahkan agama lain, seperti Hindu dan Kristen.

Sejauh ini pihak IMDA bekerjasama dengan Kementerian Kebudayaan, Komunitas dan Remaja Singapura, serta Kementerian Urusan Rumah Tangga (MHA) telah mengidentifikasi 29 gambar yang tidak sesuai dengan UPA. IMDA pun juga telah menghubungi distributor buku, Alkem Company terkait masalah ini.

Sebagai informasi, kartun Nabi Muhammad yang dibuat oleh Charlie Hebdo ini pertama kali muncul pada 2006, dan telah mendapatkan kritik sebagai hasil karya yang tidak bertanggung jawab, serta rasis. Karena itu, banyak kantor publikasi yang menolak mempublikasikan kartun tersebut ditakutkan akan memicu protes dari masyarakat. Sejauh ini arus protes datang dari Indoneisa, Timur Tengah, dan Inggris.

Selain memicu protes, beberapa media internasional juga melaporkan bahwa kartun ini telah memicu pertengakaran dan pembunuhan. Sebanyak 12 orang terbunuh setelah kantor yang pertama kali menerbitkan buku ini diserang oleh sekelompok orang. Selain itu, seorang guru Perancis juga dibunuh oleh tiga remaja setelah ia menunjukan karikatur Nabi Muhammad di kelas yang diajarnya. (Zak/JBR)

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Memaafkan Ketidaksempurnaan Menerima Diri Apa Adanya

Selanjutnya

Bahagia Bukan Dicari, Tetapi Diciptakan. Ini Resepnya

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Buku Resep Bahagia Imam Al-Ghazali Penulis Imam Al-Ghazali Penerbit Turos Pustaka Jakarta Book Revew

Bahagia Bukan Dicari, Tetapi Diciptakan. Ini Resepnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In