Review Mendalam Never Split the Difference "Nego Sampai Lawan KO" “Kami menyandera putramu, Voss. Beri kami satu juta dolar, atau...
SelengkapnyaSuatu ketika saya menyimak sebuah perdebatan antara bapak-bapak yang sedang semangat belajar agama. Menjelang pensiun, seseorang biasanya akan berada pada...
SelengkapnyaSerial Kejahatan Favorit Setelah subuh tadi saya mulai menghabiskan 6 episode terakhir musim ketiga Law & Order: Organized Crime. Sejak...
SelengkapnyaSaya sudah lama punya ketertarikan pada perkembangan ekonomi Tiongkok yang luar biasa pesat. Mungkin terutama karena keberhasilannya mengeluarkan setidaknya 700...
SelengkapnyaKetika membaca halaman-halaman kasus buku ini, berbagai memori berkelebat di kepala. Musim panas 2018 saya berada di Jerman selama seminggu,...
SelengkapnyaMichael Kwet adalah seorang peneliti pascadoktoral pada Centre for Social Change di University of Johannesburg sekaligus Visiting Fellow di Information...
SelengkapnyaFinancial Times pada akhir tahun 2024 menobatkan buku Parmy Olson, Supremacy: AI, ChatGPT, and the Race That Will Change the...
SelengkapnyaSaya mengenal nama Cameron Abadi lantaran tulisan-tulisannya soal Jerman dan Iran di majalah Foreign Affairs. Kini dia adalah deputi editor...
SelengkapnyaSore yang temaram. Aku larut. Membaca baris demi baris, lembar demi lembar, buku catatan perjalanan Cinta Tak Pernah Mati Di...
SelengkapnyaWalau sebetulnya sudah ada sejak tahun 2004, namun perhatian terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG) berkembang makin pesat dalam beberapa...
Selengkapnya