Sabtu, 20 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Dubes Polandia Luncurkan Komik Biografi Jozef Zwierzycki

Oleh Siti Khotijah
16 Desember 2021
di Berita Buku
A A
Dubes Polandia Luncurkan Komik Biografi Jozef Zwierzycki

Jozef Zwierzycki (kedua dari kanan) saat ekspedisi pemetaan wilayah Jawa Timur (Foto: Dok DR J.T van Gorsel/detik.com/Jakarta Book Review)

Berkontribusi dalam pemetaan geologi pertama di Indonesia.

Bandung – Kedutaan Besar (Kedubes) Polandia merilis buku komik yang menceritakan kisah hidup Profesor Jozef Zwierzycki, Rabu (15/12/2021). Ia adalah geolog (ahli geologi) yang telah berkarya di Indonesia pada dekade pertama abad 20. Ia juga berkontribusi dalam pembuatan peta geologi pertama di kepulauan Indonesia.

Duta Besar (Dubes) Polandia untuk Indonesia, Beata Stoczynska mengatakan buku ini dikemas dalam bentuk komik agar mudah dipahami para generasi muda.

Buku yang diluncurkan di Institute Teknologi Bandung (ITB) secara terbatas ini dalam rangka memperingati enam puluh tahun wafatnya sang profesor.

“Profesor Jozef Zwierzycki, merupakan ilmuwan luar biasa yang berkiprah di Indonesia. Namun, biografinya sendiri masih belum banyak dikenal oleh masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu kami memtuskan untuk membuat buku dalam bahasa Indonesia yang menceritakan kisah hidupny.” ujarnya.

Kedubes Polandia di Indonesia juga berencana untuk mengadakan acara peluncuran buku di Bandung. Bandung sendiri merupakan kota yang sangat penting bagi Jozef Zwierzycki. Slaah satunya karena ia pernah mengajar di ITB.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Beata percaya, biografi Profesor Jozef Zwierzycki dapat meningkatkan kerja sama Universitas ITB dan Politeknik Polandia, dan beberapa universitas lainnya.

“Saya sangat menyadari pentingnya sejarah bagi masyarakat Polandia dan Indonesia. Selama empat tahun saya menjadi Dubes Polandia di Indonesia, saya melihat beberapa kesamaan anatara semangat, dinamika, dan kemandirian dari masyarakat,” katanya.

Setiap orang membutuhkan motivasi dan inspirasi terutama para generasi muda. Oleh karena itu, ia yakin sosok Jozef Zwierzycki dapat menginspirasi dan memotivasi para anak muda untuk bekerja lebih giat dalam pendidikan mereka.

Siapa Jozef Zwierzyck?

Sebagai informasi, Jozef Zwierzyck lahir pada 12 Maret 1888 di Krobia, Polandia di keluarga berada. Jozef lulus dari sekolah umum (Jerman) pada tahun 1909 dan melanjutkan pendidikannya di Berlin. Berkat prestasinya, ia berhasil mendapatkan beasiswa dari sebuah yayasan di Polandia. Ia pun belajar teknik pertambangan di Akademi Pertambangan di Berlin hingga 1914.

Pada 1913 ia mendapat gelar doktor dalam penelitiannya di ekspedisi Tendaguru. Setahun kemudian dia juga berhasil menuntaskan studi pertambangannya.

Saat terjadi mobilisisasi perang pada 1914, Wilhelm von Branca menganjurkan Zwierzycki yang saat itu berusia 26 tahun untuk melamar posisi penjelajah geologi di Hindia Belanda.

Ia diterima mulai Mei 1914 dan menjadi pegawai Belanda untuk survei geologi di Hindia Belanda. Menumpang kapal Rembrandt, Zwierzycki meninggalkan Hamburg pada akhir Juni 1914 menuju Jawa.

Zwierzycki mempunyai kontribusi besar, yakni membuat peta geologis pertama wilayah Indonesia. Peta geologis sendiri merupakan informasi data geologi suatu daerah atau wilayah atau kawasan dengan tingkat kualitas berdasarkan skala.

Zwierzycki membuat peta geologi Sumatera bagian utara pada 1914-1919, Papua bagian barat pada 1920-1922, Sulawesi bagian timur pada 1924, Jambi pada 1925, dan Sumatera Selatan pada 1927-1932. (ST/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

The Little Book of Sloth Philosophy, Hidup Ngawur Tapi Keren Ala Kungkang

Selanjutnya

Seluk Beluk Teks Biografi

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Seluk Beluk Teks Biografi

Seluk Beluk Teks Biografi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In