Rabu, 17 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Buku Bunga Rampai Tunjukan Implementasi Nilai Pancasila

Oleh Siti Khotijah
24 Desember 2021
di Berita Buku
A A
Buku Bunga Rampai Tunjukan Implementasi Nilai Pancasila

Acara bedah buku "Bunga Rampai". (Foto: m.lampost.co/Jakarta Book Review)

Bandar Lampung – Buku ‘Bunga Rampai’ merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan kampus. Buku ini merupakan hasil karya tulis sejumlah rektor yang tergabung dalam Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB).

Sekretaris FRPKB, Prof Dr Fathur Rokhman dalam agenda bedah buku Bunga Rampai, Kamis, (23/12/2021) mengatakan buku ini berisi 41 tulisan dari 47 penulis.

“Tulisan ini dibalut dengan semangat membangun karakter dengan nilai-nilai pancasila di dalam kampus,” kata Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) itu.

Dalam acara bedah buku ini, salah satu pembicara Nadirsyah Hosen menjelaskan kelima sila dalam dasar negara harus dibaca sebagai satu kesatuan. Hal itu karena terdapat keterkaitan antara sila satu dengan sila lainnya.

“Indonesia harus dijaga keutuhannya, pancasila harus dipeluk erat oleh ibu pertiwi, Bhinneka Tunggal Ika harus dijaga, UUD 1945 harus dijalankan, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati,” ujar pengajar di Monash University, Australia itu.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Menurutnya, untuk mencapai kesuksesan salah satu sila harus disertai penerapan sila yang lainnya. Karena Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh.

Dalam kesempatan yang sama, Akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr Azyumardi Azra menyampaikan, pancasila harus bisa dijadikan basis pendidikan karakter. Tujuannya untuk membentuk generasi penerus yang memiliki karakter berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Ia juga menambahkan ideologi bangsa Indonesia itu telah sesuai dengan ajaran agama dan nasionalisme.

“Pancasila tidak perlu lagi dipertentangkan dengan agama, karena tidak ada yang bertentangan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, acara yang digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ini turut dihadiri Direktur Pengkajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Dr Muhammad Sabri, Direktur Pencegahan Tindak Terorisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof Dr Irfan Idris, dan Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono. (ST/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Yayasan Indonesia Sentris Rilis Buku Tentang Ibu Jokowi

Selanjutnya

Pocadi Taman Trunojoyo Resmi Dibuka, Ada Jutaan e-book

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Pocadi Taman Trunojoyo Resmi Dibuka, Ada Jutaan e-book

Pocadi Taman Trunojoyo Resmi Dibuka, Ada Jutaan e-book

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In