Rabu, 17 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

3 Rekomendasi Buku yang Pas jadi Teman Saat Healing

Oleh Siti Khotijah
11 Agustus 2022
di Berita Buku
A A
3 Rekomendasi Buku yang Pas jadi Teman Saat Healing

Ini dia 3 rekomendasi buku yang pas jadi teman saat kamu ingin healin, yaitu Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja, Sesekali Kita Butuh Sepi, Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa. (Foto: Jakarta Book Review)

Jakarta – Healing tidak selalu diartikan dengan pergi berlibur ke tempat wisata atau menghabiskan waktu di kafe favorit. Ada pilihan lain cara healing yang mudah dan tentunya lebih low budget alias murah meriah, yaitu membaca buku.

Kali ini, Jakarta Book Review (JBR) bakal memberikan tiga rekomendasi buku yang pas banget sobat pilih saat ingin healing menghilangkan stres atau kejenuhan akibat rutinitas.

Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja

Hidup sering kali tidak berjalan sesuai dengan kehendak hati. Kecewa, patah hati terkadang datang diwaktu yang tidak tepat. Untuk mengobati rasa sakit itu, buku ini sangat cocok dipilih sebagai teman seperjuangan.

Buku karya Alvi Syahrin ini mengulas tentang bagaimana cara untuk mencintai diri sendiri, terutama saat diri melakukan kesalahan yang sama secara berulang-ulang. Yang sangat menarik dalam buku ini, yaitu setiap orang pasti melakukan kesalan, dan itu tidak masalah.

Sesekali Kita Butuh Sepi

Melalui buku ini pembaca diajak untuk melapangkan pikiran dan hati. Lebiih tepatnya menerima diri apa adanya dan terus melangkah maju meski masalah datang silih berganti.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Buku ini mengajarkan pembaca bahwa terkadang hidup itu butuh sepi agar diri mampu mendengar kata hati, agar lebih tahu siapa yang sebenarnya selalu menemani baik senang maupun susah, dan yang lebih pasti Hidup perlu sepi untuk mengerti jika Dia selalu ada di sisi.

Buku sarat makna karya Ikhsanudin ini tak heran menuai banyak pujian, baik terkait konten yang dibawakan maupun rajutan diksi yang dipergunakan.

Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa

Dalam hidup sering kali kita membandingkan apa yang telah kita capai dengan apa yang orang lain capai. Dalam buku karangan Alvi Shyahrin ini dijelaskan merasa khawatir dengan masa depan itu sangat wajar. Yang tidak wajar itu jika kekhawatiran tersebut berlarut-larut.

Salah satu kutipan yang paling menyentuh, yaitu tenang saja, kau tidak sedang diburu waktu. Bacalah tiap lembarnya dengan penuh kesadaran bahwa hidup adalah tentang sebaik-baiknya berusaha, jatuh lalu bangun lagi, dan tidak berhenti percaya bahwa segala perjuanganmu tidak akan sia-sia.

Nah, Sobat itu tadi tiga rekomendasi buku yang pas banget dibaca saat diri ingin healing menghilangkan stres akibat rutinitas sehari-hari. (ST/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Konsepsi Jiwa Ibnu Sina

Selanjutnya

Filosofi Teras: Hidup Itu Tentang Masa Kini, Bukan Masa Depan

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Filosofi Teras: Hidup Itu Tentang Masa Kini, Bukan Masa Depan

Filosofi Teras: Hidup Itu Tentang Masa Kini, Bukan Masa Depan

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In