Kamis, 18 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

3 Buku Kuno Tertua di Dunia

Oleh Siti Khotijah
5 November 2021
di Berita Buku
A A
Ilustrasi buku kuno (Foto: Pixabay/Jakarta Book Review)

Ilustrasi buku kuno (Foto: Pixabay/Jakarta Book Review)

Jakarta – Dahulu sebelum adanya teknologi penyimpanan data, kumpulan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi umat manusia disimpan dalam bentuk buku. Beberapa sumber mengatakan, buku pertama kali lahir di Mesir pada tahun 2400-an Sebelum Masehi (SM) setelah orang Mesir menciptakan kertas papirus. Kertas papirus yang berisi tulisan ini digulung dan gulungan tersebut merupakan bentuk buku yang pertama.

Beberapa buku kuno yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu masih tersimpan hingga saat ini. Beberapa buku tersebut antara lain,

Buku Emas Etruscan (Etruscan Gold Book)

Etruscan Gold Book (Foto: law-justice.co)

Buku ini dianggap sebagai buku tertua di dunia. Diperkirakan buku ini berasal dari 600 SM. Buku Emas Etruscan ditemukan saat penggalian sebuah kanal di sungai Strouma di Bulgaria pada 1950.

Buku ini terbuat dari enam lembar emas 24 karat yang disatukan dengan cincin. Tetapi tidak diketahui nama pengarangnya.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Lembaran pelat ditulis dalam karakter Etruscan (Etruska) yang menggambarkan kuda, penunggang kuda, putri duyung, harpa dan tentara. Buku ini disumbangkan oleh seseorang yang tak mau disebutkan namanya ke Museum Sejarah Nasional Bulgaria di Sofia pada 2003.

Tablet Emas Pyrgi (Pyrgi Gold Tablets)

Pyrgi Gold Tablets (Foto: vici.org)

Pengarang Tablet Emas Pyrgi ini adalah Thefarie Velianas, Raja dari Caere. Asal buku dari Pyrgi (Santa Severa modern), Italia pada 500 SM. Ditulis dengan karakter Etruscan dan Phoenician (Fenisia).

Tablet Emas Pyrgi ditemukan saat penggalian kota pelabuhan kuno Pyrgi, Italia pada 1964. Meski tablet tidak persis buku, setiap tablet memiliki lubang di sekitar batasnya, menunjukkan tiap-tiap tablet pernah terikat bersama.

Tablet ini ditulis dalam dua bahasa yang berbeda, dua tablet ditulis dalam bahasa Etruska kuno dan tablet ketiga ditulis dalam bahasa Fenisia. Karena teks bilingual ini, para peneliti dapat menggunakan pengetahuan tentang Fenisia untuk menafsirkan tablet Etruska.

Codex Sinaiticus

Codex Sinaiticus (Foto: kompas.com)

Codex Sinaiticus disebut juga Sinai Bible adalah salah satu buku paling penting dan berharga di dunia karena satu-satunya manuskrip awal dari Alkitab Kristen yang sebagian besar masih utuh. Sinai Bible yang berasal dari Sinai, Mesir ini adalah salinan tulisan tangan dari Alkitab dalam teks Yunani kuno Septuaginta, yang awalnya dibuat oleh empat ahli tulis sekitar abad ke-4 (330-360 M).

Buku ini dianggap sebagai salah satu teks Yunani terbaik dari Perjanjian Baru dan bermanfaat dalam penelitian teks Alkitab. Meski sebagian besar Perjanjian Lama tidak ada di buku ini, para ahli percaya buku ini aslinya berisi kedua perjanjian. (Zak/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Tips Membaca Cepat nan Efektif

Selanjutnya

Transisi

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Transisi

Transisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In