Minggu, 14 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Buku Tentang Kopi Kalsel Tela Rilis, Ini Harapan Penulis

Oleh Siti Khotijah
14 Februari 2022
di Berita Buku
A A
Buku Tentang Kopi Kalsel Tela Rilis, Ini Harapan Penulis

Buku Biji-biji Kopi yang Bercerita di Bumi Borneo. (Foto: beritabanjarmasin.com/Jakarta Book Review)

Jakarta – Penulis buku bertajuk “Biji-biji Kopi yang Bercerita di Bumi Borneo”, Syam Indra Pratama berharap buku yang ia tulis dapat memberikan edukasi dan menumbuhkan kecintaan pada kopi lokal di banua, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Buku ini diharapkan bisa kembali membangkitkan semangat masyarakat Kalsel untuk mencintai dan menggunakan produk kopi lokal,” katanya.

Selain itu, buku yang diterbitkan oleh penerbit lokal Tahura Media ini juga diharapkan dapat menjadi khazanah pengetahuan dan wawasan kepada generasi selanjutnya.

Buku ini sendiri telah diterbitkan pada tahun 2019 lalu, namun isinya masih sangat relevan dengan kondisi sekrang.

Ia juga sempat bercerita tentang kesulitannya dalam mengumpulkan bahan literatur sejarah kopi yang tumbuh di Kalsel.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

“Dari hasil pengumpulan dan kemudian dibuatlah sebuah buku, disitu saya mengetahui sejarah kopi Kalsel sangat menarik,” terangnya.

Salah satu hal menariknya, yaitu kopi yang yang di Kalsel sangat erat kaitannya dengan era kolonialisme Belanda. Selama ini orang hanya berasumsi jika kopi-kopi yang ada di Kalsel tidak ada kaitannya dengan kolonialisme Belanda.

“Ini benar-benar berkaitan erat dengan kolonial tempo dulu di era Kesultanan Banjar,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan salah satu alasan memilih untuk mengangkat tema ini, yaitu masih jarangnya kopi Kalsel tampil di etalase-etalase dan meja-meja seduh kedai kopi besar mapun kecil. Sehingga pamor kopi Kalsel kalah dengan yang lain. Padahal dari segi rasa dan kualitas kopi Kalsel tidak kalah saing dengan kopi-kopi jenis yang lainnya.

Klael sendiri memiliki beberapa kopi khasnya seperti robusta Pengaron, Aranio, Mataraman, Hulu Sungai Selatan dan beberapa daerah hulu lainnya. Selain itu juga ada spesies liberika yang dominan tumbuh di Kabupaten Tanah Laut.

Dirinya tetap optimis jika kopi lokal Kalsel bisa ikut bersaing seperti kopi Gayo, Mandheling, Toraja, Sidikalang bahkan Flores. (ST/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Kejam, Inilah Buku Pembunuhan yang Terinspirasi dari Pengalaman Pribadi

Selanjutnya

HUT 12 Novotel Lampung Gelas Donasi Buku

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
HUT 12 Novotel Lampung Gelas Donasi Buku

HUT 12 Novotel Lampung Gelas Donasi Buku

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In