Rabu, 1 April 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Bung Faisal, Ekonom Pendengar dan Pembelajar

Faisal telaten mendatangi kerumunan intelektual dan aktivis, diundang maupun tidak, wujud seorang "intelektual organik" yang jarang di Republik ini.

Oleh Farhan Helmy
6 September 2024
di Kolom
A A
Foto: Kompas

Foto: Kompas

Siapa pun yang berdialog dengan Almarhum Faisal Basri akan merasa nyaman. Faisal seorang yang tidak basa-basi, seorang pendengar, pembelajar yang keinginan tahunya tinggi. Tidak hanya itu, beliau telaten untuk mendatangi kerumunan intelektual dan aktivis, diundang maupun tidak diundang. Barangkali ini wujud seorang “intelektual organik” yang jarang di Republik ini.

Saat Rachmat Gobel menjadi salah satu Ketua KADIN bersama Bang Jusman SD dan Faisal merumuskan Visi 2030 dan Road Map Industri 2010. Sejak saat itu, kesan saya KADIN sebagai sekadar alat kepentingan anggotanya mulai sedikit berubah.  Telaahan ini kaya akan data dan fakta otentik. Ketiganya mau mengatakan bahwa Indonesia sedang mengalami “de-industrialisasi” sangat serius.

Setelahnya, dengan antusiasme yang tinggi dari Bang Jusman dan Rachmat Gobel, saya mengajak keduanya menggulirkan agenda dalam kerangka keberlanjutan dan krisis iklim. Gayung bersambut. Kang Rachmat Witoelar dan Mas Pungki Agus Purnomo mendukung saat saya berkiprah di Dewan Nasional Perubahan Iklim DNPI (2010-2014).

Rangkaian dialog telah melahirkan gagasan soal green investment, innovation dan productivity. Dua edisi majalah telah terbit yang juga lahir dari proses terus menerus ini.

Dua tahun terakhir saya berinteraksi intens dengan almarhum setelah saya menjadi bagian dari Neraca Ruang yang digagas Bung Jilal Mardhani. Antusiasme Faisal soal marjinalisasi diskriminasi kepentingan warga difabel dan lansia (DILANS) yang jumlahnya sekitar 50 juta orang. Ekonomi rente, teknologi (assistive technology) dan jaminan sosial di antaranya yang kami perbincangan dengan serius.

BACA JUGA:

Lampu Petunjuk

Membijakkan Sabar dan Ikhlas di Kota Suci

1 Muharram: Momen Kebangkitan Spiritual Kita

Ugly, Bad and Okay Mining: Pertambangan Indonesia di Persimpangan Jalan

Dalam resepsi “ASEAN Philanthropy Forum” dua hari lalu, seorang kawan saya mengajak dialog krisis iklim yang berorientasi pada aksi. Faisal dan saya masuk dalam daftar yang akan dimintai pandangan dari sisi keberlanjutan dan inklusi sosial. Rupanya semesta berkehendak lain.

Bung Faisal, jejak keberpihakanmu takkan hilang ditelan zaman. Kita bersepakat tak ada kata pensiun bagi seorang aktivis,  “aktivis never dies” selama di dunia. Insya Allah, Bung berada di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin YRA.

Bacaan terkait

Selamat Jalan, Bang Faisal

Qiraah Tenor Bang Faisal

Kala Para Pemimpin Keberlanjutan Berkumpul di Negeri Singa

Ulil, Tambang Batubara, dan Krisis Iklim

Topik: Faisal Basrikrisis iklim
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Qiraah Tenor Bang Faisal

Selanjutnya

Suatu Petang bersama Faisal Basri

Farhan Helmy

Farhan Helmy

Presiden Pergerakan Disabilitas dan Lanjut Usia (DILANS) Indonesia, Founder Thamrin School of Sustainability, Jakarta.

TULISAN TERKAIT

Lampu Petunjuk

Lampu Petunjuk

11 Juli 2025
Membijakkan Sabar dan Ikhlas di Kota Suci

Membijakkan Sabar dan Ikhlas di Kota Suci

10 Juli 2025
1 Muharram: Momen Kebangkitan Spiritual Kita

1 Muharram: Momen Kebangkitan Spiritual Kita

27 Juni 2025
Ugly, Bad and Okay Mining: Pertambangan Indonesia di Persimpangan Jalan

Ugly, Bad and Okay Mining: Pertambangan Indonesia di Persimpangan Jalan

27 Juni 2025
Selanjutnya
Selanjutnya
Suatu Petang bersama Faisal Basri

Suatu Petang bersama Faisal Basri

Ulasan Pembaca 1

  1. Ping-balik: Gua Al Jufri, bukan Al Capone! - Jakarta Book Review (JBR)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

kenal lebih dekat

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

26 Januari 2026
Kisah dari Negeri Para Insinyur

Kisah dari Negeri Para Insinyur

21 November 2025

Di Persimpangan Jalan: Minyak, Memori, dan Misi Mustahil Indonesia

17 November 2025
Try Sutrisno

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” Sajikan Formula Pola Asuh Keluarga Indonesia

15 November 2025
Tahap Akhir “AYO BACA!” Institut Prancis Indonesia: Soroti Dunia Literasi dan Sastra Kontemporer

Tahap Akhir “AYO BACA!” Institut Prancis Indonesia: Soroti Dunia Literasi dan Sastra Kontemporer

14 November 2025
Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

29 Oktober 2025

© 2025 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In