Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Imam al-Ghazali Menjawab Polemik Islam dan Evolusi

Oleh Siti Khotijah
3 Mei 2023
di Resensi
A A
Imam al-Ghazali Menjawab Polemik Islam dan Evolusi

Imam al-Ghazali Menjawab Polemik Islam dan Evolusi. (Foto: Jakarta Book Review)

Dalam beberapa dekade terakhir, Islam dan sains menjadi dua bidang ilmu yang terus berkembang. Dari sekian banyak pembahasan yang ada, hubungan antara Islam dan evolusi tetap menjadi salah satu isu yang paling kontroversial.

Arti Evolusi

Evolusi adalah teori biologi yang menyatakan bahwa semua kehidupan saling terhubung melalui bio-historis dan menempatkan kita semua dalam “pohon kehidupan”. Dari beragam bukti ilmiah yang sudah ada, evolusi menyatakan bahwa manusia tidak lepas dalam proses ini. 

Secara alamiah, evolusi menimbulkan banyak masalah bagi semua pemeluk agama. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Evolusi menantang desain: Sebuah perspektif yang menyatakan evolusi merusak atau bersaing dengan desain yang terlihat pada organisme biologis. Senada dengan William Paley, beberapa orang memandang Tuhan sebagai entitas yang bertanggung jawab untuk menyusun setiap entitas biologis sesuai dengan cetak biru atau rencana yang luhur.

Bagaimanapun juga, Evolusi memberikan penjelasan ilmiah tentang asal-usul spesies dan tampaknya meruntuhkan tesis bahwa entitas biologis dirancang (langsung) oleh Tuhan.

BACA JUGA:

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

2. Peluang mematahkan takdir: Dalam teori evolusi, atau setidaknya dalam versi Neo-Darwinian, evolusi adalah proses yang tidak dapat ditentukan. Beberapa orang percaya bahwa tidak pantas atau tidak mungkin bagi Tuhan untuk menciptakan kehidupan melalui proses yang tidak pasti sehingga merusak peran-Nya.

3. Peluang merusak teleologi: Agama mengatakan bahwa Tuhan memiliki maksud dan tujuan. Namun, jika evolusi itu benar, semua kehidupan tampaknya bergantung secara radikal. Apakah Tuhan benar-benar bermaksud menciptakan manusia atau kita hanya sebuah kebetulan?

4. Evolusi memperkuat problem kejahatan: Sekitar 99% dari semua spesies biologis sudah punah. Mengapa Tuhan yang Mahabaik menciptakan kehidupan melalui proses di mana kepunahan, penderitaan hewan, dan kekejaman dibangun di dalamnya?

5. Evolusi menantang perincian kitab suci: Kitab suci memuat beberapa perincian yang bersinggungan dan berpotensi bertentangan dengan teori evolusi. Misalnya usia bumi, air bah Nuh, dan yang paling penting, narasi penciptaan Adam-Hawa. 

Umat Islam mengalami kebimbangan akidah ketika memaknai implikasi teori evolusi. Melalui buku ini, Shoaib Ahmed Malik selaku penulis buku mencoba menjawab segala keraguan ini dengan cara yang konstruktif, komprehensif, dan tidak menghindari problem. Lebih dari itu, narasi yang tampil dalam buku ini amat mudah dipahami, bahkan oleh pembaca awam sekalipun. 

Buku terbitan Rene Islam ini memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai pandangan dunia Islam dalam menyikapi teori evolusi. Dengan menggunakan lensa teologi Asy’ariyah dan pendekatan metafisik-hermeneutik Imam al-Ghazali (1058—1111 M), Shoaib dengan lihai menganalisis bagaimana cara mengintegrasikan evolusi dengan interpretasi ayat al-Quran dan hadis Nabi.

Melalui buku yang rilis Mei 2023 ini kita bisa memahami bahwa pendekatan metafisik dan hermeneutik ulama abad pertengahan ini kompatibel untuk menguji teori evolusi Neo-Darwinian dan mampu menjawab berbagai polemik tentangnya dalam dunia Islam. Di tangan Shoaib, pemikiran Imam al-Ghazali ini bisa pula untuk mencapai titik temu kesepahaman antara Islam dan teori evolusi modern.

Penerbit Rene Islam sadar betul bahwa di Indonesia tema buku ini masih amat tabu. Oleh karena itu ia menyerahkan terkait penyuntingan terjemahan kepada dua orang ahli di bidangnya masing-masing. Penyunting ahli pertama adalah Ayub, M.A, seorang pengajar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang fokus meninjau penerjemahan istilah keagamaan. Sedangkan untuk memastikan istilah sains dalam buku ini oleh Dr. Ahmad Ataka, doktor muda pengajar Universitas Gadjah Mada.

Edisi bahasa Indonesia buku ini juga lengkap dengan pengantar khusus dari penulis. Kehadiran buku ini bisa turut mewarnai diskusi mengenai Islam dan sains, khususnya perihal teori evolusi secara berkualitas. Isitimewanya lagi buku ini terpilih sebagai pemenang ISSR (International Society for Science & Religion) Book Prize 2022. Sebuah penghargaan yang amat layak tersemat pada karya sepenting ini.

Dapatkan di sini


Identitas Buku
Judul: Islam & Evolusi: Imam al-Ghazali dan Paradigma Evolusi Modern
Penulis: Shoaib Ahmed Malik
Penerbit: Rene Islam
Tebal: 516 halaman
Cetakan: Mei 2023
ISBN: 978-623-6083-52-9

Topik: evolusievolusimodernHeadlineImamalghazaliIslamIslamevolusiliterasisains
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Al-Balkhi Menghadirkan Solusi Problem Kesehatan Mental Masa Depan

Selanjutnya

Keluarga Samawa dan Tiga Kunci Mewujudkannya

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Keluarga Samawa dan Tiga Kunci Mewujudkannya

Keluarga Samawa dan Tiga Kunci Mewujudkannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In