Rabu, 17 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Suluh Rindu, Karya Terbaru Habiburrahman El Shirazy

Oleh Erdy Nasrul
10 November 2022
di Resensi
A A

Habiburrahman El Shirazy, nama yang sangat populer dalam dunia pernovelan. Sejak karyanya Ayat-Ayat Cinta membetot perhatian jutaan orang, namanya melambung sebagai penulis novel bergenre Islam.

Sukses dengan Ayat-Ayat Cinta, dia menulis novel lain seperti Ketika Cinta Bertasbih, dan lainnya. Kini dia melahirkan karya baru yang mencerahkan banyak orang. Kali ini berbentuk dwilogi berjudul Suluh Rindu.

Kisah yang terkandung dalam novel ini menggambarkan suasana yang alami, mulai pegunungan, tempat para ‘aktor’ dalam kisah ini mengambil tempat. Mereka adalah pemuda bersemangat untuk menikmati keindahan alam. Di sana mereka menyaksikan betapa indahnya alam. Tak ada polusi. Suasana di sana menampakkan hijau daun dan ilalang yang mendayu ditiup semilir angin, dan berbagai fenomena alam yang menenangkan hati siapapun yang membaca novel ini.

Genre Islam

Genre Islam dalam novel ini sangat terasa. Beberapa nilai Islam di dalamnya adalah tentang menghormati perempuan. Dalam novel ini ada kisah seorang perempuan dilecehkan oleh pelaku usaha. Kemudian temannya, seorang pria dengan tegas meminta si penjual itu untuk meminta maaf atau akan diproses hukum.

Ada nilai istikamah dalam beribadah. Para tokoh protagonis dalam novel ini adalah pribadi yang rajin shalat, membaca Alquran, dan melaksanakan ibadah lainnya. Apa maksud itu semua? Jawabannya ada dalam novel ini.

BACA JUGA:

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

Kisah dari Negeri Para Insinyur

Di Persimpangan Jalan: Minyak, Memori, dan Misi Mustahil Indonesia

Novel ini juga mengangkat budaya yang menarik banyak orang. Ada budaya Arab berupa percakapan misalnya. Ini hal yang mudah ditemukan dalam karya Habiburrahman, karena dia sendiri pernah belajar di Mesir.

Kemudian ada budaya kearifan Jawa yang indah. Bagaimana anak menghormati orang tua, adik menghormati kakak, dan begitu sebaliknya. Juga tutur kata yang halus, menunjukkan keagungan budi pekerti dan keluruhan tradisi.

Membaca selembar atau beberapa lembar novel ini, membuat kita ketagihan untuk membaca halaman setelahnya, dan terus begitu. Hingga tanpa disadari, ternyata sudah banyak halaman dibaca, banyak waktu dihabiskan, dan segudang inspirasi telah didapat. Selamat membaca

Judul: Suluh Rindu: Dwilogi Pembangun Jiwa
Pengarang: Habiburrahman El Shirazy
Isbn: 978 623 279 150-3, 978623 279 151 0 (PDF)
Dimensi: 13,5X20.5 cm
Jumlah halaman: iv + 594
Penerbit: Republika Penerbit

Topik: Novel
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Akmal Nasery Basral Luncurkan Karya Terbaru dI IIBF 2022

Selanjutnya

Luar Biasa, Mandalika Dapat Bantuan Pojok Baca Digital

Erdy Nasrul

Erdy Nasrul

Pegiat literasi

TULISAN TERKAIT

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
kenal lebih dekat

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

26 Januari 2026
Kisah dari Negeri Para Insinyur

Kisah dari Negeri Para Insinyur

21 November 2025

Di Persimpangan Jalan: Minyak, Memori, dan Misi Mustahil Indonesia

17 November 2025
Selanjutnya
Selanjutnya
Ilustrasi Pojok Baca Digital

Luar Biasa, Mandalika Dapat Bantuan Pojok Baca Digital

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In