Jumat, 9 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Minhajul Abidin: Jalan Gapai Akhirat

Oleh Erdy Nasrul
1 Desember 2022
di Resensi
A A
Minhajul Abidin: Jalan Gapai Akhirat

Minhajul Abidin: Jalan Gapai Akhirat. (Foto: Jakarta Book Review)

Mendengar nama Imam al-Ghazali, siapa pun sudah bisa menyimpulkan, ini tokoh keren. Kekasih Allah tersebut meninggalkan posisi prestisius dalam pemerintahan. Contohnya adalah jabatan sebagai kepala sekolah Nizhamul Muluk.

Berikutnya, memilih hidup sebagai pezuhud. Hidupnya banyak untuk mengenyangkan batin dengan riyadhah. Berbeda dari karya sang imam lainnya, Minhajul Abidin adalah karya tulis sebelum sang sufi tutup usia.

Dengan pemikiran itu, buku satu ini penuh nasihat bijak. Apa yang menjadi anjuran dan perintah. Apa yang menjadi larangan. Semuanya ada beserta alasan dan hikmah.

Nasihat hidup dalam Minhajul Abidin

Isinya penuh dengan nasihat hidup yang mendalam. Bagian awal buku tersebut menceritakan tentang ilmu. Pertama adalah ilmu wajib. Kedua, Ada pula yang sunnah, juga ada yang tak perlu bahkan tinggalkan saja karena tak ada manfaat mempelajarinya.

Satu nasihat sang imam yang inspiratif adalah tak cukup hanya ilmu. Harus dengan ibadah. Keduanya adalah kesatuan yang harus selalu berbarengan dalam hidup. Ilmu tanpa ibadah tidak bisa bermanfaat. Akan menghasilkan keangkuhan dan sekadar keduniaan.

BACA JUGA:

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

Sementara itu, ibadah tanpa ilmu, akan tertolak. Ibadah harus berdasarkan pengetahuan tentang hukum, dan sumber keilmuan Islam, yaitu Alquran dan sunah. Berbekal keduanya, terlebih bila plus dengan pemikiran ulama, maka ibadah penuh makna.

Yang mulia dalam Minhajul Abidin

Orang yang bersujud dengan ilmu, jauh lebih mulia. Berbeda dengan mereka yang beribadah dalam jumlah banyak, tapi tidak berilmu.

Ilmu dengan ibadah akan menghasilkan kemuliaan, derajat yang tinggi. Allah pasti memuliakan orang seperti itu. Perilaku orang semacam itu akan mulia.

Al-Ghazali menjelaskan hal lain, seperti tobat. Ini merupakan pintu menuju kedekatan dengan Allah. Kitab itu menjelaskan syarat dan cara melakukan tobat. Juga ada penjelasan mengenai akhlak mulia serta rahasia tobat.

Penerbit Rene Turos Indonesia menerjemahkan buku ini dari bahasa Arab ke Indonesia. Pembaca akan nyaman membaca terjemahan tersebut. Karya ini memotivasi orang-orang yang kurang menguasai Bahasa Arab memahami pemikiran sang Hujjatul Islam. Buku ini sudah tercetak berulang kali setiap tahun.

Identitas

Judul: Kitab Minhajul Abidin

Pengarang: Imam al-Ghazali

Penerjemah: Fuad Syaifudin Nur

Penerbit: Turos Pustaka

Jumlah halaman: 427

Dimensi: 15 x 23 cm

ISBN: 9786237327394

Topik: al-ghazalibuku best sellerHeadlinetasawuf
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Belajar Keuangan dari Psychology of Money

Selanjutnya

Kata Haemin Sunim, Ketika Dunia Mengecewakan, Istirahatlah Sejenak!

Erdy Nasrul

Erdy Nasrul

Pegiat literasi

TULISAN TERKAIT

nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Ketika Dunia Mengecewakan, Istirahatlah Sejenak!

Kata Haemin Sunim, Ketika Dunia Mengecewakan, Istirahatlah Sejenak!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026
nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
IMG_0105-scaled

Bedah “Panduan Melawan Tirani”, Media Wahyudi Askar Bongkar Struktur yang Membuat Tirani Bertahan

24 Agustus 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In