Kamis, 18 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

3 Festival Buku Tahunan Terbesar di Indonesia

Oleh Siti Khotijah
5 November 2021
di Berita Buku
A A
Ubud Writers and Readers Festival (Foto: roomme.id/Jakarta Book Review)

Ubud Writers and Readers Festival (Foto: roomme.id/Jakarta Book Review)

Jakarta – Salah satu acara yang dinanti-nanti bagi mereka yang suka dengan dunia perbukuan adalah festival buku. Selain menyuguhkan berbagai macam buku, tak jarang acara ini secara khusus menghadirkan salah satu penulis untuk membicarakan isi buku, latang belakangnya, hingga fakta-fakta menarik di dalamnya. Berikut ini tiga festival buku terbesar di Indonesia yang rutin diadakan setiap tahun.

Ubud Writers and Readers Festival (UWRF)

UWRF merupakan sebuah festival sastra tahunan yang diadakan di Ubud, Bali. UWRF diprakarsai oleh salah satu pendiri Yayasan Mudra Swari Saraswati, dan pertama kali diselenggarakan pada 2004. Festival ini biasanya diadakan pada Oktober setiap tahunnya.

Awalnya, festival ini digunakan sebagai proyek pemulihan terhadap Bom Bali 2002. Proyek ini diharapkan dapat membantu pemulihan sektor pariwisata hingga sektor ekonomi.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Festival tahunan ini biasanya diikuti oleh para penulis, seniman, pemikir dan pemain pentas tersohor dari seluruh dunia. Selain itu, UWRF saat ini juga bertujuan untuk mempromosikan Ubud sebagai pusat kesenian dan budaya, memamerkan penulis-penulis Indonesia di panggung internasional, dan membantu pengembangan diri pemuda-pemudi Indonesia melalui program pendidikan dan sastra.

Makassar International Writer Festival (MIWF)

MIWF merupakan salah stau festival penulis yang digagas oleh Rumata Art Space pada tahun 2012. Perhelatan ini merupakan satu-satunya yang diadakandi Indonesia Timur.

MIWF bermula dari acara kecil-kecilan yang diselenggarakan pada tahun 2011. Tapi siapa sangka, acara kecil-kecilan ini mampu membawa pengaruh besar tidak hanya bagi kancah kesusastraan saja, melainkan juga bagi masyarakat Sulawesi. Tercatat, pada tahun 2017 ada sekitar 2.000-an partisipan yang terlibat. sebuah rekor baru pencapaian acara yang diselenggarakan oleh Lembaga independen.

Beberapa hal yang menjadi sorotan utama dalam acara ini, yakni meningkatnya jumlah perpustakaan komunitas, meningkatnya minat terhadap buku dan acara bercerita, hingga kesempatan tak terbatas untuk berkolaborasi dengan penulis dan seniman baik local, nasional, maupun internasional.

Indonesia International Book Fair Jakarta (IIBF)

IIBF merupakan festival buku yang diadakan di Jakarta. IIBF adalah pameran buku tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Festival ini pertama kali diselenggarakan pada 1980 dengan nama Indonesia Book Fair (IBF). Dan Untuk menjangkau khalayak yang lebih besar, pada tahun 2014, IBF diubah menjadi IIBF.

Selain pameran buku, festival ini juga menyelenggarakan seminar serta talkshow dari penulis, penerbit, dan distributor buku di Indonesia. IIBF juga mengadakan gelaran buku dari berbagai penerbit dan genre dengan penawaran menarik, yaitu diskon besar-besaran. (Zak/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Tips Anti Kalap Saat ke Pameran Buku

Selanjutnya

Tips Membaca Cepat nan Efektif

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Tips Membaca Cepat nan Efektif

Tips Membaca Cepat nan Efektif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In