Minggu, 14 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

UGM Bedah Buku “Nicotine War”: Buku yang Sarat Kepentingan Ekonomi-Politik

Oleh Siti Khotijah
7 Maret 2022
di Berita Buku
A A
UGM Bedah Buku "Nicotine War", Buku yang Sarat Kepentingan Ekonomi-Politik

UGM Bedah Buku "Nicotine War", Buku yang Sarat Kepentingan Ekonomi-Politik (Foto: krjogja.com/Jakarta Book Review)

Yogyakarta – Keluarga Mahasiswa Sosiologi (KMS) Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Komunitas Kretek menggelar bedah buku Nicotine War karya Wanda Hamilton, Sabtu (5/3/2022). Dipilihnya buku ini karena dinilai bukan hanya sebagai buku perang melainkan politik pengetahuan.

Buku ini mengungkap dengan gamblang bagaimana politik dagang farmasi dalam berbisnis nikotin. Seperti disampaikan Sosiolog UGM, AB Widyanta, Nicotiana Tobacum L, telah menjadi arena pertarungan kuasa yang akan senantiasa mengkonsolidasikan berbagai strategi yang kompleks melalui perlengkapan, manuver, teknik dan mekanisme tertentu.

“Ada relasi kuasa pengetahuan dalam hal ini. Ada pertarungan politik yang keras. Kita wajib menjaga agar kebenaran tidak dikorbankan, menjaga kedaulatan bangsa dan negara, termasuk kedaulatan hukum,” ungkapnya.

Koordinator Nasional Komunitas Kretek (2010-2016), Abhisam Demosa menambahkan sebenarnya perusahaan farmasi ingin merebut dan mematenkan nikotin tetapi tidak bisa. Akhirnya, perusahaan-perusahaan memproduksi Nicotine Replacement Therapy (NRT).

“Karena nikotin itu alami dia tidak bisa dipatenkan, jadi mereka membuat senyawa mirip nikotin. Ini membawa dampak pada Indonesia karena kita punya kretek,” jelasnya.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Kretek sejak dulu telah digerogoti oleh pihak asing, padahal kretek adalah kedaulatan bangsa Indonesia, 90 persen produksinya dari dalam negeri dan diproduksi oleh masyarakat negeri sendiri. Akar kebudayaan kretek dinilai sangat kuat mengakar di masyarakat sampai kini.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu pembicara sekaligus arsiparis muda, Muhidin M Dahlan mengkategorikan Nicotine War sebagai buku perang. Menurutnya, semula merokok adalah aktivitas normal, namun seiring waktu diubah menjadi pembinasaan manusia, penyebab kemiskinan dan memperluas pengangguran.

Nicotine War, dinilai pula sebagai buku yang sarat akan kepentingan ekonomi dan politik. Hal itu terlihat bagaimana nikotin ingin direbut kemudian dipatenkan, yang sayangnya hal tersebut tidak bisa dilakukan.

“Kampanye perang terhadap rokok berdampak serius terhadap regulasi dan penyempitan ruang industri hasil tembakau. Hal ini terbukti, bagaimana peraturan-peraturan yang eksesif yang diterbitkan oleh pemangku kebijakan syarat akan kepentingan,” pungkasnya. (ST/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Rilis Buku “Pemuda Negarawan”, Cak Nanto: Indonesia Surplus Politisi, Defisit Negarawan

Selanjutnya

5 Tokoh Indonesia yang Gemar Membaca, Cocok Jadi Idola

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
5 Tokoh Indonesia yang Gemar Membaca, Cocok Jadi Idola

5 Tokoh Indonesia yang Gemar Membaca, Cocok Jadi Idola

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In