Jumat, 12 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Selamat Hari Kunjung Perpustakaan

Oleh Siti Khotijah
14 September 2022
di Berita Buku
A A
Selamat Hari Kunjung Perpustakaan

Selamat Hari Kunjung Perpustakaan. (Foto: Jakarta Book Review)

Jakarta – 14 September tiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kunjung Perpustakaan. Peringatan ini pertama kali ditetapkan pada 14 September 1995 saat pemerintahan Presiden Soeharto. Hari Kunjung Perpustakaan bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia yang tergolong masih rendah.

Kekhawatiran Presiden Soekarno tentang rendahnya minat baca masyarakat Indonesia kini terbukti dengan hasil survei “Most Littered Nation In the World” yang diadakan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara terkait minat membaca.

Sedangkan berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Organization for Economic Co-Operation and Develepment (OECD) tahun 2019, tingkat literasi Indonesia menempati peringkat ke-62 dari 70 negara. Rendahnya minat baca ini tentu berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia masyarakat Indonesia.

Di tengah akses informasi yang terbuka luas, tentu rendahnya minat baca di Indonesia merupakan suatu hal yang ironis. Terlebih lagi minat baca masyarakat Indonesia masih kalah dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Salah satu penyebab rendahnya minat baca, yakni belum meratanya fasilitas perpustakaan di daerah. Kemajuan teknologi internet tidak dimanfaatkan sebagai sarana mempermudah untuk mengakses sumber bacaan. Masyarakat lebih cenderung tenggelam dalam dunia media sosial dibandingkan mencari sumber bacaan.

Dalam arti tradisional, perpustakaan adalah sebuah koleksi buku dan majalah. Walaupun dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun perpustakaan lebih umum dikenal sebagai sebuah koleksi besar yang dibiayai dan dioperasikan oleh sebuah kota atau institusi, dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku atas biaya sendiri.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Oleh karena itu sudah sewajarnya masyarakat memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber ilmu. Ditambah lagi kondisi pasca pandemi Covid-19, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan perpustakaan sangat pas untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Untuk itu gemar membaca adalah Langkah awal yang tepat untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.

Selamat Hari Kunjung Perpustakaan

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Sambut Hari Pelanggan Nasional, Toko Buku Online Reneturos.com Resmi Diluncurkan

Selanjutnya

5 Sastrawan Rusia Paling Terkenal, Karyanya Wajib Sobat Baca

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
5 Sastrawan Rusia Paling Terkenal, Karyanya Wajib Sobat Baca

5 Sastrawan Rusia Paling Terkenal, Karyanya Wajib Sobat Baca

Terbaru

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026
kenal lebih dekat

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

26 Januari 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In