Kamis, 18 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Atomic Habits, Karya James Clear yang Masih “Nangkring” di New York Times Bestseller

Buku self-improvement karya James Clear, masih menempati sebagai karya terlaris versi New York Times

Oleh Dimas Yusuf
8 Agustus 2025
di Berita Buku
A A
Foto: Pinterest

Foto: Pinterest

Salah satu karya penulis dari Amerika Serikat, yaitu James Clear dengan buku berjudul “Atomic Habits” masih menyandang predikat “New York Times Bestseller” di dalam website resminya. Buku dengan genre self-improvement yang ditulis oleh James Clear ini juga menjadi no.1 dalam penjualan di e-commerce Amazon. Sebagai buku yang membahas bagaimana cara meningkatkan diri, hal apa yang dipakai untuk mengambil keputusan, dan mengelola kebiasaan sehari-hari. Buku ini telah terjual 20 juta kopi di seluruh dunia dan telah diterbitkan ke dalam 60 bahasa yang berbeda.

Buku Karya James Clear yang berjudul “Atomic Habits” masih tertera di lama utama New York Bestseller

Saat ini, di situs resmi penjualan buku oleh New York Times, Atomic Habits masih menjadi buku yang terlama mengisi bagian advice, how-to & miscellaneous dengan 297 minggu yang masih di dalam list Bestseller. Bersama 4  buku lainnya di genre yang sama, yaitu “The Let Them Theory” karya Mel Robbins, “Don’t Believe Everything You Think, Expanded Edition” karya Joseph Nguyen, Tiny Humans, Big Emotions” karya Lauren Elizabeth Stauble, dan “Unreasonable Hospitality” karya Will Guidara.

Penerbit berita harian New York Times, masih menjadi indikator terhadap penilaian buku yang beredar di pasaran. Walaupun berawal dari penerbit koran, predikat yang diberikan oleh New York Times masih menjadi incaran para penulis buku di dunia.

Kenapa Bisa Sangat Laris?

Sebagai penyandang gelar “New York Times Bestseller” ini, Atomic Habits menawarkan buku dengan sebuah panduan yang mendalam dan praktis. Tidak hanya dari segi teoritis, tetapi juga aspek praktis dari kehidupan sehari-hari. Di sini lah letak kecerdasan dari James Clear dalam membuat kedekatan bagi para pembaca, ia menggunakan kegiatan atau kebiasaan aktivitas sehari-hari. Sehingga, pembaca mudah memahami antara argumen yang teoritis dan terapannya dalam berkegiatan.

Selain itu, pada umumnya dalam melakukan perubahan yang signifikan, biasanya orang-orang terlalu malas untuk memulai perubahan yang besar. Di dalam buku ini, James Clear ingin menyampaikan bahwa perubahan-perubahan kecil yang konsisten akan menghasilkan perubahan yang besar di masa yang akan datang. Tak hanya mengajarkan hal-hal yang perlu diperbaiki, tetapi ia mengajarkan arti konsisten itu sendiri.

BACA JUGA:

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Baca Ringkasannya di Jakarta Book Review

Jika kamu ingin membaca ringkasan dari buku “Atomic Habits”, Jakarta Book Review telah membuat ringkasannya di link berikut ini: Ringkasan Buku “Atomic Habits” Karya James Clear. Dengan membedah perilaku di setiap Bab-nya, tak heran jika buku ini laris di pasaran sampai saat ini.

Topik: atomic habitsBeritaJames Clear
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Versi Ringkas 48 Laws of Power: Melihat Sudut Pandang Penguasa Yang Licik

Selanjutnya

Resensi Buku “Dikira Guyon, Ternyata Sindiran”

Dimas Yusuf

Dimas Yusuf

Redaktur Jakarta Book Review (JBR)

TULISAN TERKAIT

text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Resensi Buku “Dikira Guyon, Ternyata Sindiran”

Resensi Buku "Dikira Guyon, Ternyata Sindiran"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
text hip

Tren “Text Hip” Dongkrak Literasi di Korea Selatan

11 Juni 2026
buku cetak australia

Survei Creative Australia: 14,4 Juta Warga Setia Membaca, Buku Cetak Belum Tergantikan

8 Juni 2026
future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In