Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Strange Pilgrims: Realisme Magis dalam Kumpulan Cerpen

Oleh Redaksi JBR
16 Februari 2022
di Resensi
A A
Buku Strange Pilgrims karya Gabriel Garcia Marquez

Buku Strange Pilgrims karya Gabriel Garcia Marquez

Resensi buku Strange Pilgrims karya Gabriel Garcia Marquez, penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Pernahkah kamu mendengar tentang realisme magis? Bagi sebagian orang hal itu terdengar asing. Realisme magis (magic realism) adalah salah satu gerakan sastra yang ada di dunia.

Realisme magis adalah salah satu genre sastra yang sudah lama dikenal dan menjadi bagian dari genre fiksi realis.
Singkatnya, realisme magis adalah teknik sastra yang mengaburkan batas antara fantasi dan kenyataan. Teknik ini membuat raelita dan fiksi menjadi dekat sekali, nyaris tanpa batas.

Dalam magic realism, sebuah karya didasarkan pada dunia nyata, tetapi unsur-unsur fantastik dihalalkan bertaburan di atasnya.

Strange Pilgrims adalah kumpulan cerpen karya Gabriel Garcia Marquez (1927-2014). Penulis terkemuka asal Kolombia ini menuangkan imajinasinya yang liar dalam 12 cerpen yang ia tulis selama 18 tahun lamanya.

Eksistensi Marquez sebagai salah satu eksponen realisme magis di dunia tidak diragukan lagi. Pada tahun 1982 ia berhasil menyabet penghargaan Nobel dalam bidang sastra, tentu saja dalam genre ini.

BACA JUGA:

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

Secara garis besar, kisah dalam buku Strange Pilgrims adalah tentang emigran asal Karibia yang menjadi diaspora di negara Eropa lainnya. Setting tempatnya sebagian besar berlokasi di kota-kota ternama di Eropa Barat, seperti Barcelona, Spanyol, Jenewa, dan kota-kota besar lainnya di daratan Eropa. Setiap tokoh utama dalam cerita ini bergantian mengaduk-aduk perasaan pembaca dengan berbagai permasalahan dan krisis mendalam yang rumit.

Buku ini dibuka dengan cerita berjudul “Bon Voyage, Tuan Presiden”, mengisahkan seorang politisi yang harus menjalani operasi agar tetap hidup. Dia bertemu dengan salah satu sopir ambulans rumah sakit tempatnya dirawat.

Cerita pertama dari deretan 12 judul dalam buku ini mengusung berbagai elemen cerita yang warna-warni tetapi berhubungan. Unsur-unsur seperti kematian, pengasingan tokoh, dan kritik terhadap korupsi yang dilakukan oleh penguasa Amerika Latin pada saat itu, melengkapi jalan ceritanya.

Disinilah uniknya realisme magis yang diterapkan oleh marquez. Ia menggabungkan realitas kehidupan sehari-hari dengan elemen fantasi, seperti mimpi dan dongeng.
Maka dari itu Strange Pilgrims banyak menampilkan kemuraman, duka, dan di sisi lain ada kegigihan dan aspirasi.

Marquez menuturkan, cerita-cerita dalam buku ini sebagian berasal dari catatan jurnalistik dan skenario film. Bahkan salah satu cerita ia olah dari sebuah serial televisi.

Sebagai seorang eskponen terkemuka di bidang realisme magis, Marquez ingin mengajari mereka yang bercita-cita menjadi penulis, bahwa menulis adalah sebuah gagasan bebas, yang tak perlu takut dengan batas-batas.

Judul: Strange Pilgrims
Penulis: Gabriel Garcia Marquez
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: Novel fiksi
Tebal: 189 halaman
Edisi: Cet 2, Desember 2021
ISBN: 9786020638423

Topik: Headline
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Guardiationship

Selanjutnya

Syopi Tanam Zoned

Redaksi JBR

Redaksi JBR

You are what you read, you read what we review.

TULISAN TERKAIT

nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Syopi Tanam

Syopi Tanam Zoned

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In