Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Sangkakala di Langit Andalusia: Kronika Pejuang Muslim Terakhir di Pusat Kejayaan Spanyol

Resensi novel Sangkakala di Langit Andalusia karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra penerbit Republika

Oleh Mujib Rahman
4 Juli 2022
di Resensi
A A
Sangkakala di Langit Andalusia: novel Sangkakala di Langit Andalusia karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra penerbit Republika

Sangkakala di Langit Andalusia: novel Sangkakala di Langit Andalusia karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra penerbit Republika

Di puncak bukit El Arus, tepi kota Qurtuba, Spanyol, ada tiga pohon tua yang berdiri gagah tetapi murung. Masing-masing adalah sebatang pohon ek, kastanye, dan almon. Bukit itu sunyi tanpa penghuni selama kurang dari satu dekade, selain hanya binatang dan tumbuhan liar.

Rezim monarki Kastilia Aragon melarang siapapun berkunjung ke bukit yang dulu menjadi basis para pejuang muslim itu. Penguasa nasrani menciptakan mitos, tempat itu mengandung renik-renik beracun dari jasad orang-orang Islam yang tubuh dan jiwanya hina.

Rammar Ibnu Baqar, seorang pemuda bertubuh tegap,  merangkak pelan sambil meraba-raba tanah kering yang tandus. Ia telah berhitung dengan baik sebelum menemukan titik itu. Awalnya ia berdiri tepat di antara pohon oak dan kastanye. Ia berjalan lurus beberapa langkah, lalu mengubah arah ke kiblat dan melangkah lagi dalam hitungan tertentu. Ia melakukannya persis seperti yang diajarkan Ubay ibn Nashir, kakek asuhnya.

Benar saja, tangannya menemukan sebuah pusara. Bukan pusara yang sebenarnya, hanya gundukan pasir dan jerami kering. Di situlah kedua orang tuanya dikubur, setelah tewas di ujung pedang tentara inkuisiator, tujuh tahun lalu. Di situ pula terdapat lubang serupa terowongan bawah tanah.

Jasad kedua orang tuanya dipendam asal-asalan, ditumpuk bersama puluhan jasad tentara Almohad lainnya. Dengan terbunuhnya tentara muslim yang dipimpin ayah Rammar, Baqar in Ubay, maka habislah qabilah Islam terakhir di Andalusia.

BACA JUGA:

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

Sementara itu sisa-sisa muslim ada dikumpulkan di alun-alun kota. Mereka mendapat dua pilihan, mengikuti baptis massal atau dieksekusi. Maka saat itu terjadi murtad masal dari para warga yang lebih memilih hidup bersama keluarganya, daripada harus berpisah raga dengan nyawa. Setelah sukses memurtadkan warga, masjid-masjid dihancurkan dan diubah menjadi altar.

Pembantaian di bukit El Arus adalah babak terakhir pembersihan muslim di daratan Iberia. Sebelumnya, Kardinal Ximenes de Cisneros telah membabat habis Balansiya, Ishbiliya, hingga Gharnata. Peristiwa tahun 1493 itu mengakhiri lembaran Khilafah Bani Umayah di seluruh Spanyol.

Di tanah kering yang tandus dan sunyi itu, Rammar menangis. Ia teringat peristiwa tujuh tahun lalu, ketika para serdadu perang salib yang menamakan diri “Utusan Tuhan” menunggang kuda lalu melompat ke pintu-pintu rumah warga muslim, lalu membakarnya tanpa kompromi.

Aksi mereka dihadang oleh sejumlah tentara muslim Almohad, termasuk kedua orang tua Rammar, yaitu Baqar dan Fruella Nunez. Namun perlawanan pasukan Almohad nyaris tidak ada artinya. Mereka dibantai habis tak tersisa. Rammar ingat betul, ruang bawah tanah itulah tempat ia menyelamatkan nyawanya dari keganasan serdadu inkuisitor yang mengusung dendam.

Novel karya Hanum Rais dan Rangga Almahendra Sangkakala di Langit Andalusia mengambil seting Madina Azzahra, ibu kota Qurtuba. Sebagai historical fiction, kisah dalam novel ini menempel pada sejarah Islam Andalusia, antara tahun 1492-1500 M. Tokoh utamanya Rammar bin Baqar, pemuda muslim penghafal al-Qur’an terakhir di Andalusia yag berjuang memecahkan teka-teki hidupnya, orang tuanya, dan kekuasaan politik muslim-nasrani.

Sangkakala di Langit Andalusia ini disebut oleh penulisnya sebagai lanjutan dari novel 99 Cahaya di Langit Eropa, dan Bulan Terbelah di Langit Amerika. Kisahnya berpusat pada Rammar Ibnu Baqar yang diburu oleh rezim monarki Kastilia-Aragon, pimpinan Inkuisitor Ximenes de Cisneros.

Sang tokoh utama terpaksa menjalani pelarian panjang nan berliku untuk menemukan jawaban mengapa jati dirinya bisa terkuak dan kini menjadi target nomor satu penguasa nasrani.  Dalam perburuan atas dirinya, ia memutar otak bagaimana bisa menyelamatkan diri sekaligus menyusun kekuatan menghancurkan rezim Ximenes de Cisneros. Dalam kebingungannya itu ia menemukan sebuah cincin tua warisan dinasti muslim Andalusia, yang berisi sandi-sandi yang penting dipecahkan.

Novel ini bentuknya unik, banyak disela oleh overture yang berisi kisah penulis ketika mengunjungi situs-situs bersejarah yang ditampilkan dalam novel. Penulis membubuhkan banyak adegan behind the scene, termasuk awal mula mengapa menulis cerita ini.

Jalinan ceritanya tak kalah menarik, dengan skenario tak terduga dan jalinan kisah cinta yang berliku-liku. Karakter tokoh-tokohnya tidak flat seperti yang diduga sejak awal. Misalnya sosok Constancio, salah satu pimpinan tentara nasrani, ternyata memiliki sejarah yang panjang dan ikatan emosi yang tak mungkin lepas, dengan kedua orang tua Rammar ibn Baqar. Itulah mengapa ia tak tega mengeksekusi Baqar dan Fruella ketika ujung pedangnya hanya berjarak satu tebasan dari leher kedua musuhnya itu.

Hanum Salsabiela kini menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY) periode 2019–2024 Fraksi Partai Amanat Nasional. Putri politikus senior Amien Rais ini mendapat gelar Dokter Gigi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Sedangkan Rangga Almahendra adalah suami Hanum, yang sehari-hari menjadi dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.

Judul: Sangkakala di Langit Andalusia

Penulis: Hanum Salsabiela Rais & Rangga Almahendra

Penerbit: Republika

Genre: Fiksi /Novel

Edisi: Cet 1, Juli 2022

Tebal: 360 halaman

ISBN: 9786232791435

Topik: Headline
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Awas Baper! Empat Rekomendasi Novel Bertema Sahabat Jadi Cinta

Selanjutnya

Mengenal Introvert Lewat Empat Rekomendasi Buku ini

Mujib Rahman

Mujib Rahman

Wartawan Senior

TULISAN TERKAIT

nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Mengenal Introvert Lewat Empat Rekomendasi Buku ini

Mengenal Introvert Lewat Empat Rekomendasi Buku ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In