Senin, 12 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Investasi Prospektif Ala Milenial

Oleh Rach Alida Bahaweres
9 November 2021
di Resensi
A A
Buku #MILLENNIALINVESTOR Investasi ala Milenial, penulis Dea Salsabila Amira dan Pricilla Maulina Juliani Siregar, penerbit PT. Grasindo. Diresensi oleh Jakarta Book Review

Dea Salsabila Amira dan Pricilla Maulina Juliani Siregar saat peluncuran buku #MILLENNIALINVESTOR Investasi ala Milenial

Seberapa melek kaum milenial dalam hal investasi? Apakah kebanyakan mereka menghabiskan gaji untuk jalan-jalan (biar makin populer), beli barang-barang branded, nonkrong di coffee shop, atau lebih memilih investasi? 

Buku berjudul #Millennialinvestor : Investasi ala Milenial yang ditulis Dea Salsabila Amira dan Priscilla Moulina Juliani Siregar ini tak hanya menulis pengalaman pribadi yang asik, tetapi mengajak pembaca untuk mengubah uang diam menjadi produktif. Pembaca juga diajak meninggalkan kebiasaan lama, yaitu gaya hidup konsumtif yang cenderung abai pada investasi.

Di bagian awal buku ini mengupas perbedaan antara generasi Y (1981-1996) dan generasi Z (1997+), yang keduanya termasuk generasi milenial. Kedua generasi ini dianggap memiliki perbedaan dalam hal pekerjaan. Generasi Z cenderung bisa melakukan pekerjaan 2 hingga 3 pekerjaan dalam waktu bersamaan. Namun hal ini tak terjadi pada generasi Y.

Generasi milenial Y dan Z ini suka menghambur-hamburkan uang. Alasannya butuh piknik, sekedar jalan, mencari pengalaman, atau hanya ingin happy-happy menikmati masa muda. Generasi Y dan Z itu tak segan mengeluarkan uang besar untuk membeli smartphone keluaran terbaru, walau harus gali lubang tutup lubang.

Buku setebal 270 halaman ini diperkuat hasil survei dari Jakpat (2017) tentang penggunaan kartu kredit yang ternyata cukup tinggi di kalangan milenial. Sebanyak 27% isi kantong dikeluarkan untuk membeli barang-barang elektronik.

BACA JUGA:

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

Evaluasi Belanja

Sebelum membeli sesuatu, tanyakan beberapa pertanyaan di bawah ini berulangkali yakni :

Apa benar saya butuh barang ini? Apa pengeluaran ini diperlukan ? Kalau iya, apa ini akan menambah produktivitas saya? Apa keinginan untuk membeli barang ini sudah saya rencanakan sebelumnya?

Pertanyaan berikutnya, bagaimana cara generasi milenial memulai investasi? Sebelum memulai membahas tentang investasi, patut diketahui terlebih dahulu tentang inflasi, yakni kondisi turunnya nilai mata uang atas barang atau jasa. Penyebabbnya mulai dari permintaan barang dan jasa lebih tinggi, suku bunga bank yang tinggi hingga kurs mata uang rupiah yang menurun dibandingkan mata uang asing. Inflasi ini yang harus juga diperhatikan sebelum memulai investasi.

Ada beberapa tips yang diberikan di buku ini jika generasi milenial ingin memulai berinvestasi. Misalnya membuat perencanaan investasi. Nah jumlah investasi bisa disesuaikan dengan pendapatan. Tapi disarankan menyisihkan 30% dari pendapatan total untuk investasi. Berapapun pendapatan yang diterima, alokasikan untuk lima hal yakni kebutuhan, cicilan (jika ada), investasi, dana darurat, rekreasi dan donasi.

Kemudian, investasi apa yang kemudian disarankan anak muda jika hendak berinvestasi ? Secara umum, investasi yang disarankan ini tak hanya berlaku pada generasi milenial saja. Tapi untuk lintas usia. Namun buku ini memberikan sudut pandang bagaimana jenis investasi itu disesuaikan dengan karakter generasi muda.

Misalnya untuk investasi emas kini menjadi lebih mudah dibeli generasi muda menggunakan aplikasi atau platform. Aplikasi ini memudahkan generasi milenial punya emas dengan cara memiliki tabungan emas dan jika dibutuhkan bisa dijual.

Pertimbangkan Reksadana

Reksadana jug merupakan pilihan investasi yang bisa dipilih oleh generasi muda. Bahkan dijelaskan juga tentang jenis-jenis reksadana serta pilihan reksadana apa yang memiliki resiko terendah yakni reksadana pasar uang. Tentunya ada beberapa pilihan investasi juga ditulis di buku ini yang membuat generasi milenial memiliki peluang untuk memilih mana investasi yang tepat untuknya.

Menariknya dalam buku ini juga ada kuis berisi permainan sederhana terkait pengelolaan keuangan pribadi. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan karikatur penuh warna khas generasi milenial yang menjadikan buku ini semakin menarik. Warna-warna yang ditampilkan adalah warna terang seperti kuning yang ada di buku ini.

Rangkaian kata yang ditulis di buku ini seolah bertutur dengan santai ala generasi milenial. Buat milenia yang hendak investasi, buku ini adalah pilihan yang tepat.

Judul: #MILLENNIALINVESTOR : Investasi ala Milenial

Penulis : Dea Salsabila Amira dan Pricilla Maulina Juliani Siregar

Penerbit : PT Grasindo

Tahun terbit : 2019

Jumlah halaman : 270 halaman

Topik: Headline
SendShareTweetShare
Sebelumnya

5 Perpustakaan Tertua di Dunia,

Selanjutnya

Your Name

Rach Alida Bahaweres

Rach Alida Bahaweres

Seorang Ummi, istri, jurnalis dan blogger. Aktif menulis dan memberikan pelatihan menulis. Blogger www.lidbahaweres.com. Kontak ke @lidbahaweres atau [email protected]

TULISAN TERKAIT

nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Your Name

Your Name

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026
nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In