Jumat, 5 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Rumah Literasi Jakarta Diminta Perkuat Budaya Baca bagi Masyarakat Betawi

Oleh Mujib Rahman
25 November 2021
di Berita Buku
A A
Talkshow Rumah Literasi Jakarta UPKPBB Setu Babakan Luqman hakim Arifin Indra Sutisna Pojok Kampung Kite

Talkshow Pojok Kampung Kite, UPKPBB Setu Babakan dengan Rumah Literasi Jakarta. Host Indra Sutisna (kiri) bersama nara sumber pendiri Rumah Literasi Jakarta Luqman Hakim Arifin

Jakarta (JBR),- Salah satu yang hampir hilang dari bangsa ini adalah budaya literasi. Hal ini mengemuka dalam talkshow yang digelar oleh Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPKPBB) Setu Babakan dengan nara sumber pendiri Rumah Literasi Jakarta, Luqman Hakim Arifin.

Tema ini diangkat dalam Talkshow yang dipandu Indra Sutisna yang ditayangkan melalui channel youtube UPKPBB Setu Babakan dengan nama program “Pojok Kampung Kite”. Dalam pembicaraan santai berdurasi 1 jam itu, budaya literasi dan perbukuan di Indonesia dibahas tuntas. Tapingnya dilakukan di Rumah Literasi Jakarta, Jl M Kahfi Gg Damai II No 62, Jagakarsa, Jakarta Selatan, (25/11/2021).

Produser acara, Shafrina Fauzia mengungkapkan, pihaknya memproduksi talkshow bermutu yang menginspirasi orang untuk melakukan sesuatu yang berkontribusi bagi masyarakat. “Kebetulan kami dalam payung pengelola kawasan budaya Betawi Setu Babakan, dan melihat Rumah Literasi sebagai khazanah yang memperkaya kawasan ini,” katanya.

Rumah Literasi Jakarta, yang berlokasi di dekat kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jaksel, kata wanita yang akrab dipanggil Riri ini, tergolong unik karena kabanyakan yang ada di kawasan Setu Bakan adalah rumah-rumah produksi barang konsumer yang mendukung wisata, seperti kaos, makanan, dan aksesoris Betawi.

Namun di sana terdapat rumah literasi yang menawarkan pencerahan dalam hal membaca dan segala macam hal terkait penerbitan. “Kami apreciate dengan apa yang dilakukan Rumah Literasi Jakarta, semoga ke depan semakin memperluas manfaat dan cakupannya,” tambahnya.

BACA JUGA:

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” Sajikan Formula Pola Asuh Keluarga Indonesia

Pendiri Rumah Literasi Jakarta Luqman Hakim Arifin mengatakan, orang Indonesia saat ini adalah masyarakat modern yang sudah familiar dengan gawai dan berbagai perangkat elektronik lainnya. Mereka bisa delapan jam sehari memelototi gawai sehingga sudah terbiasa dengan bacaan. Meskipun minat baca mereka tinggi, namun faktanya lebih banyak berfokus pada media sosial atau games. “Untuk budaya literasi yang sifatnya keilmuan masih belum,” tandasanya.

Untuk inilah ia hadir dalam rangka memberikan kontribusi meramaikan dunia literasi, terutama perbukuan. Salah satu entitas andalan Rumah Literasi adalah Jakarta Book Review (JBR), sebuah website yang memuat segala macam hal tentang perbukuan, seperti resensi buku, berita buku, nukilan buku, kerjasama buku, dan lain-lain dengan alamat www.jbr.id.

Selain sebagai sumber informasi perbukuan, Jakarta Book Review ditujukan sebagai tempat melebur bersama (melting pot) masyarakat perbukuan dalam mendiskusikan, melakukan aksi, dan kerjasama. “Semua buku dari semua penerbit di Indonesia kami ulas dan dibuatkan resensinya,” katanya.

Rumah literasi bukanlah perpustakaan, melainkan tempat ngumpul para penulis, penerjemah, editor, penerbit, dan para pecinta buku. Sehari-hari Rumah Literasi Jakarta ditempati oleh Jakarta Book Review dan grup penerbit Rene Turos Indonesia yang menerbitkan buku-buku dengan brand Turos Pustaka, Renebook, Rene Islam, Wali Pustaka, dan Reneluv. (Mjr/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Sagala, Let Me Fix You, My Sea

Selanjutnya

Menangkap Hikmah dari Setiap Bencana, Teknik Reframing ala Jalaluddin Rakhmat

Mujib Rahman

Mujib Rahman

Wartawan Senior

TULISAN TERKAIT

future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026
Try Sutrisno

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” Sajikan Formula Pola Asuh Keluarga Indonesia

15 November 2025
Selanjutnya
Selanjutnya
Buku Do'a dan Kebahagiaan: Etika memohon kepada Allah dan menyikapi kesulitan hidup, penulis Jalaluddin Rakhmat, penerbit Baca, diresensi Oleh Jakarta Book Review

Menangkap Hikmah dari Setiap Bencana, Teknik Reframing ala Jalaluddin Rakhmat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

future history

Fiksi Ilmiah Bangkit Lagi: Penghargaan “Future History” Musim Kedua Tawarkan Hadiah Lebih Besar dan Kategori Skenario

5 Juni 2026
sayyidat al-qamar

Sayyidat al-Qamar: Novel Fenomenal dari Padang Pasir

4 Juni 2026
ancaman-nyata

Ancaman Nyata di Balik Fiksi: Saat AI dan Kiamat Ekologi Menjadi Karib

3 Juni 2026
kenal lebih dekat

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

26 Januari 2026
Kisah dari Negeri Para Insinyur

Kisah dari Negeri Para Insinyur

21 November 2025

Di Persimpangan Jalan: Minyak, Memori, dan Misi Mustahil Indonesia

17 November 2025

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In