Selasa, 31 Maret 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Belajar Keuangan dari Psychology of Money

Oleh Erdy Nasrul
1 Desember 2022
di Resensi
A A
Belajar Keuangan dari Psychology of Money

Belajar Keuangan dari Psychology of Money. (Foto: Jakarta Book Review)


Gaya setiap orang mengelola keuangan sangat beragam. Pertama, ada yang sombong, seperti yang tertulis dalam buku Psychology of Money karangan Morgan Housel. Kedua, mereka yang sederhana dan berhati-hati. Intinya terdapat beragam kisah mengelola keuangan.

Cerita dalam buku ini, ada sekelompok orang kaya. Mereka berjalan mengelilingi daerah pesisir. Berikutnya, mereka membuang uang koin emas ke pantai. Suatu kegilaan, penuh keegoisan, dan jelas tak memikirkan orang-orang miskin sekitar mereka.

Tujuannya untuk melihat kilau emas terpantul sinar mentari. Terutamanya adalah membuang harta, menyiakannya. Begitu kilauan koin emas terlihat mereka bersorak bahagia. Apakah uang itu yang sudah dibuang mereka ambil? Tidak. Mereka biarkan uang itu terbuang.

Kisah orang kaya

Ada pula kisah beberapa orang kaya. Mereka berjalan masuk ke sebuah tempat. Lalu merusak lampu kristal. Prang. Lampu itu pecah. Mendengar suara lampu pecah, Manager tempat tersebut mendapatkan laporan fasilitas rusak.

Dia mengetahui siapa pelakunya. Orang itu memanggil si pelaku dan meminta ganti rugi seharga 500 dolar.

BACA JUGA:

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

Kisah dari Negeri Para Insinyur

Di Persimpangan Jalan: Minyak, Memori, dan Misi Mustahil Indonesia

Mitos, Mitigasi, dan Krisis Iklim: Membaca Narasi Putri Karang Melenu dan Naga Sungai Mahakam

“500 dolar?” kata itu orang kaya. Berikutnya dia mengambil beberapa lembar uang. Lalu memberikannya kepada si manager. “Ini ambil. Kamu sudah mengganggu kami,” kata si orang kaya dalam buku Psychology of Money.

Apa yang terjadi dengan dua orang tadi? Morgan menjelaskan, kebanyakan orang seperti itu akan hancur. Dengan pemikiran ini, mereka menjadi bangkrut, karena tidak hati-hati dalam mengelola keuangan.

Pada waktu punya uang, mereka tak memanfaatkan harta dengan baik. Sebaliknya, ketika sudah jatuh, barulah menyesal, memikirkan harta terdahulu yang sudah dibuang. Sia sia.

Orang sederhana

Berikutnya adalah kisah orang sederhana mengelola uang dengan hati-hati. Misalkan seorang buruh dengan penghasilan pas-pasan. Namun uniknya, orang tersebut masih sempat menabung beberapa dolar setiap hari. Hingga suatu ketika dia tutup usia.

Lalu keluarganya memeriksa rekening bank. Ternyata di dalam rekening itu tersimpan uang 2 juta dolar. Jumlah yang fantastis.

Tak seperti orang kaya sebelumnya yang gemar membuang uang. Orang sederhana ini tidak memiliki capaian sekolah tinggi. Si orang sederhana ini hidup apa adanya. Yang menarik dari orang tadi adalah komitmen dan istikamah dalam mengelola uang.

Kendatipun hidup sederhana, hatinya merasa kaya, sehingga selalu berkecukupan.

Orang itu merelakan sebagian hartanya untuk masa depan anak dan keturunannya. Rajin menabung. Suatu pola perencanaan keuangan yang mementingkan keberlangsungan hidup pada masa yang akan datang.

Identitas buku Psychology of Money

Judul: The Psychology of Money, Pelajaran Abadi Mengenai Kekayaan, Ketamakan, dan Kebahagiaan
Pengarang: Morgan Housel
Penerjemah: Zia Anshor
Penerbit: Baca
Jumlah halaman: 238
ISBN:9786026486578

Topik: bacabuku best sellerHeadlinekeuanganMorgan Housel
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Dia yang Tak Ingin Kamu Ada

Selanjutnya

Minhajul Abidin: Jalan Gapai Akhirat

Erdy Nasrul

Erdy Nasrul

Pegiat literasi

TULISAN TERKAIT

kenal lebih dekat

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

26 Januari 2026
Kisah dari Negeri Para Insinyur

Kisah dari Negeri Para Insinyur

21 November 2025

Di Persimpangan Jalan: Minyak, Memori, dan Misi Mustahil Indonesia

17 November 2025
Mitos, Mitigasi, dan Krisis Iklim: Membaca Narasi Putri Karang Melenu dan Naga Sungai Mahakam

Mitos, Mitigasi, dan Krisis Iklim: Membaca Narasi Putri Karang Melenu dan Naga Sungai Mahakam

20 Oktober 2025
Selanjutnya
Selanjutnya
Minhajul Abidin: Jalan Gapai Akhirat

Minhajul Abidin: Jalan Gapai Akhirat

Ulasan Pembaca 1

  1. Ping-balik: Ringkasan Buku The Psychology of Money: Kekayaan Tidak Hanya Angka - Jakarta Book Review (JBR)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

kenal lebih dekat

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

26 Januari 2026
Kisah dari Negeri Para Insinyur

Kisah dari Negeri Para Insinyur

21 November 2025

Di Persimpangan Jalan: Minyak, Memori, dan Misi Mustahil Indonesia

17 November 2025
Try Sutrisno

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” Sajikan Formula Pola Asuh Keluarga Indonesia

15 November 2025
Tahap Akhir “AYO BACA!” Institut Prancis Indonesia: Soroti Dunia Literasi dan Sastra Kontemporer

Tahap Akhir “AYO BACA!” Institut Prancis Indonesia: Soroti Dunia Literasi dan Sastra Kontemporer

14 November 2025
Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

29 Oktober 2025

© 2025 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In