Senin, 19 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Seluk Beluk Straight News

Oleh Siti Khotijah
29 Desember 2021
di Berita Buku
A A
Seluk Beluk Straight News

Seluk Beluk Straight News: (Foto: romelteamedia.com/Jakarta Book Review

Straight news melaporkan kejadian terbaru dan aktual.

Jakarta – Bagi Anda yang ingin berkecimpung dalam dunia jurnalistik terdapat satu istilah yang wajib diketahui, yaitu straight news. Dalam bahasa Indonesia, straight news diartikan sebagai berita langsung.

Ciri utama berita yang biasa disebut hard news ini, ditulis secara singkat, lugas, langsung, dan apa adanya. Hal ini dikarenakan straight news merupakan jenis berita yang menggambarkan atau melaporkan kejadian terbaru dan bersifat aktual. Berita jenis ini dibuat agar pembaca dapat memahaminya degan cepat dan mudah.

Dalam menulis straight news terdapat tiga tuntutan utama

Kecepatan

Dalam menulis berita jenis ini kecepatan menjadi faktor utama. Jika Anda kalah cepat dengan media lain berita milik Anda bisa dianggap basi dan tidak akan diperhatikan.

Dengan menjaga performa kecepatan, pembaca akan cenderung membaca berita-berita lainnya dari media tersebut. Dengan kecepatan yang diprioritaskan, secara tidak langsung pembaca menggantungkan informasi teraktual dari media berita Anda.

BACA JUGA:

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

Kelengkapan

Menulis hard news tidak perlu bertele-tele. Hanya gagasan-gagasan penting yang dimasukan dalam tulisan. Namun kelengkapan informasi harus tetap diperhatikan.

Melansir dari buku Dasar-dasar Jurnalistik (2012) karya A. Fatih Syuhud, straight news biasanya menggunakan prinsip 5W + 1H (What, Why, Who, When, Where, dan How) dalam penulisan beritanya. Prinsip ini digunakan dalam melakukan proses jurnalistik.

Akurasi

Meskipun singkat, akurasi juga menjadi poin penting yang harus diperhatikan dalam menulis berita jenis ini. Pembaaca memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang layak dan akurat. Jika tidak akurat dapat berakibat fatal bagi beberapa pihak yang bersangkutan.

Namun pada dasarnya untuk memenuhi tiga kriteria tersebut dalam satu berita jenis ini sangatlah sulit karena sifatnya yang bertolak belakang. Jika mengutamakan kecepatan, maka kelengkapan dan akurasi terkadang dikorbankan. Karena sulit mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat secara cepat. Untuk menyajikan berita yang lengkap dan akurat, setiap wartawan memerlukan waktu untuk mencarinya.

Meskipun akan ada pemakluman, bukan berarti membuat berita seenaknya yang penting cepat. Setiap pihak harus tetap berusaha memberikan berita yang berkualitas. (ST/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Edukasi Masyarakat Tentang Stunting Lewat Buku

Selanjutnya

Perpustakaan Keliling Sambangi Perkampungan Papua

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Perpustakaan Keliling Sambangi Perkampungan Papua

Perpustakaan Keliling Sambangi Perkampungan Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026
nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In