Rabu, 21 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Tata Bahasa Ruhani: Mengungkap Pesona Spiritual dalam Bahasa Arab

Oleh Rizal Siddiq
13 Juli 2023
di Resensi
A A
buku tata bahasa ruhani imam qusyairi turos

“Tata Bahasa Ruhani: Menggali Makna Spiritual yang Tersembunyi dalam Kaidah Bahasa Arab” adalah sebuah karya yang mengajak pembaca untuk melihat tata bahasa Arab sebagai pintu gerbang menuju dimensi spiritual yang dalam. Buku ini ditulis oleh Imam Qusyairi, seorang ulama terkemuka yang memiliki pemahaman mendalam tentang tasawuf, teologi, fikih, dan bahasa Arab. Dalam bukunya, ia mengungkapkan bahwa tata bahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga memiliki makna dan pesan spiritual yang tersembunyi.

Satu hal yang menonjol dalam buku ini adalah pendekatan Imam Qusyairi yang menghubungkan ilmu bahasa Arab dengan pemahaman tasawuf. Ia menyajikan tata bahasa Arab sebagai sarana untuk memperdalam hubungan manusia dengan Tuhan. Dengan cara ini, buku ini membuka pintu bagi pembaca untuk menjelajahi dimensi spiritual yang lebih dalam melalui pemahaman bahasa Arab yang baik.

Bahasa Arab Lebih dari Tata Bahasa

Dalam “Tata Bahasa Ruhani”, Imam Qusyairi menjelaskan bahwa setiap kalimat dalam bahasa Arab memiliki makna yang lebih dari sekadar tata bahasa konvensional. Contohnya, Ia membahas konsep-konsep seperti fa’il (subjek) yang dibaca rafa’ (mahaagung), yang menggambarkan keagungan Allah swt. Lebih lanjut, dalam setiap aspek tata bahasa Arab, ia mengajak pembaca untuk melihat adanya pesan-pesan spiritual yang terkandung di dalamnya.

Buku ini juga membahas pentingnya memahami syariat Islam sebelum mempelajari tasawuf. Imam Qusyairi menekankan bahwa pemahaman syariat yang kuat menjadi dasar yang kokoh untuk memahami dan menjalani jalan tasawuf dengan benar. Ia berpendapat bahwa tasawuf tidak dapat terpisahkan dari agama Islam secara keseluruhan, dan pemahaman yang benar tentang hukum-hukum agama menjadi landasan yang kuat dalam meresapi makna tasawuf.

Selain itu, “Tata Bahasa Ruhani” juga memaparkan pemahaman Imam Qusyairi tentang hati sebagai pusat spiritualitas manusia. Dalam tata bahasa Arab, ia mengaitkan i’rab (infleksi gramatikal) dengan kedudukan hati seorang hamba di hadapan Allah. Pemahaman ini membantu pembaca memperbaiki cara mereka berdialog dengan Tuhan dan memperkuat ikatan batin mereka dengan-Nya.

BACA JUGA:

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

Antara Bahasa Arab dan Tasawuf

Buku ini juga memberikan gambaran tentang perjalanan Imam Qusyairi dalam mempelajari tasawuf dan bahasa Arab. Ia menunjukkan bahwa tasawuf bukanlah sekadar ilmu yang diajarkan secara teoretis, tetapi lebih merupakan sebuah perjalanan spiritual yang dihayati dan dialami. Dengan pengalaman yang mendalam dan pemahaman yang kuat, Imam Qusyairi mampu menguraikan makna-makna spiritual yang terkandung dalam tata bahasa Arab.

Sejalan dengan itu, pengantar dalam buku ini yang ditulis oleh Dr. Nassaruddin Idris Jauhar, seorang pengajar bahasa Arab, memberikan konteks dan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya menggabungkan ilmu bahasa dengan tasawuf.

Buku ini juga dilengkapi dengan teks Arab dari kitab Nahwul Qulub. Pembaca dapat merujuk langsung ke sumber aslinya dan memperdalam pemahaman mereka tentang bahasa Arab dan tasawuf.

Secara keseluruhan, “Tata Bahasa Ruhani: Menggali Makna Spiritual yang Tersembunyi dalam Kaidah Bahasa Arab” adalah sebuah karya yang memadukan ilmu bahasa Arab dengan pemahaman tasawuf. Buku ini menawarkan perspektif baru tentang tata bahasa Arab yang tidak hanya berfokus pada aspek konvensionalnya, tetapi juga memperluas pandangan untuk melihat dimensi spiritual yang terkandung di dalamnya.

Dengan ilustrasi yang jelas dan penjelasan yang mendalam, buku ini menjadi sumber yang berharga bagi pembaca yang tertarik dalam mempelajari tata bahasa Arab secara spiritual dan menggali makna yang tersembunyi dalam kaidah bahasa Arab.

Identitas Buku

Judul Buku Tata Bahasa Ruhani
Penulis Imam Qusyairi
Penerbit Turos Pustaka
Dimensi 14 x 21 cm
Cetakan Agustus 2022
Halaman 232
Cover Soft Cover
ISBN 978-623-7327-74-5
Topik: bahasa arabnahwul qulubresensi bukutasawuftata bahasa ruhani
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Apa itu Tasawuf: Menerangi Jalan Menuju Transformasi Spiritual

Selanjutnya

Inspirasikan Diri Anda! Kutipan Pemikiran Anies Baswedan yang Membakar Semangat

Rizal Siddiq

Rizal Siddiq

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
buku kutipan anies baswedan jangan remehkan kata-kata

Inspirasikan Diri Anda! Kutipan Pemikiran Anies Baswedan yang Membakar Semangat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In