Filosofi Kungkang
“Jangan biarkan orang yang membencimu menjatuhkamu!”
Naturalis Prancis, Georges Buffon, merupakan orang pertama yang mendeskripsikan Kungkang di dalam ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Alam yang ditulisnya pada tahun 1749. “Lambat merupakan hasil dari bentuk yang aneh dan berantakan,” tulisnya dengan nada cenderung kasar. “Para Kungkang ini merupakan bentuk kehidupan yang terendah. Jika ditambah satu kecacatan lagi, mustahil mereka bisa hidup.”
Hidup ini terkadang keras dan sulit untuk diyalani. Tak peduli apakah kamu Kungkang atau manusia. Orang cenderung menghakimi penampilanmu, gaya hidupmu, dan segala sesuatu yang dipandang sebagai “kelemahanmu”. Mereka mungkin melontarkan kata-kata kasar atau picik yang dapat memengaruhi kesehatan mentalmu secara negatif.
Di dunia maya, banyak komentar warganet yang bahkan tergolong kejam. Bahkan kita pun kerap menjadi kritikus terbesar bagi diri kita sendiri: Kau mungkin merasa bahwa tidak ada seorang pun yang percaya kepadamu, bahwa kamu sama sekali tidak cocok untuk pekerjaanmu, bahwa kamu lah penyebab dari semua kekacauan yang terjadi, atau bahwa kamu tidak pantas dicintai.
Namun, Kungkang sama sekali tidak menyadari bahwa mereka itu ‘lambat’ atau ‘bodoh’ atau bahwa mereka pernah dianggap sebagai bentuk kehidupan terendah oleh sebagian ilmuwan. Andai saja mereka tahu dan menelan komentar negatif Buffon tadi mentah-mentah, mereka mungkin sudah menyerah untuk tetap hidup. Apa gunanya? Mungkin mereka akan berpikir seperti itu. Tidak ada yang menyukai kita. Kita diciptakan dengan desain yang serba salah. Kita hanyalah sebuah kesalahan yang aneh.
Namun, bukan itu yang terjadi. Pada kenyataannya, mereka tidak merasakan keputusasaan, tidak mengalami kepunahan, mampu bertahan hingga era modem ini dan tanpa banyak suara menjadi salah satu hewan paling menarik di muka bumi. Kelambanan mereka justru menjadi aset. Anatomi mereka yang tidak biasa malas dianggap menarik. Mereka menjalani hidup mereka dengan lambat karena memang itu sudah takdir mereka.
Kungkang hanya menjalani hidup sebagaimana mestinya. Manusia lah yang mengubah cara hidup dan kemudian menyadari nilai pentingnya.
Itulah cara hidup ala Kungkang. Abaikan saja mereka yang membencimu. Lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan. Jika para pembencimu berpikiran cukup terbuka atau mendapatkan cukup pencerahan, mereka mungkin pada akhirnya akan menghargai dirimu.’
Filosofi Kungkang
Pohon adalah teman kita, lakukan forest bathing
“Fakta Kungkang: Kungkang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di atas pohon. Hewan ini benarbenar lebih menyukai alam daripada manusia. Dan itu mungkin menjadi bagian dari alasan yang membuat mereka bisa begitu rileks.“
Ada tren hidup sehat kekinian yang mungkin pernah kamu baca yang disebut forest bathing atau mandi di hutan. Tren ini dipopulerkan di Jepang dengan istilah shinrin-yoku yang artinya ‘mandi di hutan’ atau ‘menghirup atmosfer hutan’, dan telah menjadi bagian dari pengobatan preventif sejak tahun 1980-an.
Menghabiskan waktu di alam bebas, dengan benar-benar melihat dan menikmati pepohonan, terbukti secara ilmiah dapat menurunkan tekanan darah dan level stres sekaligus memperbaiki kualitas tidur, suasana hati, menambah energi, dan fokus.
Tentu saja Kungkang sudah mengetahui hal ini. ltulah mengapa mereka begitu bebas dari stres. Sekarang, carilah sebuah hutan dan berdirilah di tengah-tengahnya. Taman kecil pun boleh. Tarik napas dan hembuskan. Amati sekelilingmu. Kalau perlu, peluklah sebatang pohon di dekatmu. Itu akan membuatmu merasa lebih baik.
Hanya ada sepetak rumput? Bisa! Dan jika sama sekali tidak memungkinkan untuk keluar ruangan, cobalah memelihara seyumlah tanaman hias. Tanaman hias dapat meningkatkan produktivitas dan konsentrasi hingga 15 persen, mengurangi stres, serta memperbaiki suasana hatimu.
Filosofi Kungkang
Filosofi Kungkang tentang Olahraga
“Saya rasa kebutuhan bukan inti dari penemuan. Menurut pendapat saya, penemuan itu muncul secara langsung dari ketidakaktifan, mungkin juga akibat dari kemalasan—untuk menghindari masalah.” Agatha Christie
Kita tidak akan membahas Sepak Bola Amerika, meskipun kalau dipikir-pikir lagi, itu adalah olahraga paling lambat yang pernah ada. Untuk setiap 15 menit diskusi strategi yang dilakukan oleh pemain sepak bola, mereka hanya beraksi selama 3 detik sebelum kembali berdiskusi lagi. Kita semua tahu olahraga tersebut berisiko membuat pemainnya mengalami gegar otak yang kemudian dapat berujung pada kerusakan otak. Jadi, mari kita bahas olahraga lain yang menerapkan filosofi Kungkang, serta yang tidak menyebabkan cedera.
CURLING
Olahraga ini mungkin terlihat mudah, tetapi sesungguhnya ini agak sulit untuk dimainkan. Olahraga ini juga membuat lutut dan otot paha bekerja ekstra keras. Namun, jika kamu hanya ingin menyaksikan pertandingan olahraga ini, akan terlihat menyenangkan sekaligus mengasyikkan. Batu curling meluncur dengan tenang dan anggun di atas permukaan es, sementara di belakang orang-orang sibuk dengan sikat-sikatnya untuk memuluskan jalannya batu curling. Ini adalah olahraga yang membutuhkan semangat juang dan kerja sama tim.
SHUFFLEBOARD
Olahraga ini mirip dengan curling. Bedanya, shuffleboard berjalan jauh lebih lambat dan peralatannya lebih ringan. Dengan menggunakan sebuah tongkat, para pemain mendorong-dorong sebuah cakram kecil untuk memasukkannya ke gawang yang berbentuk segitiga. Tim dengan jumlah poin tertinggi menang. Karena tidak membutuhkan terlalu banyak perlengkapan fisik, permainan ini kerap dimakan oleh orang tua yang sudah lanjut usia. Namun, karena sekarang banyak orang terkenal yang cenderung pemalas, permainan ini menjadi populer di kalangan hipster.
DARTS
Permainan ini menerapkan filosofi Kungkang karena setidaknya pada level-level bawah biasanya melibatkan makan-minum dan bersenang-senang bersama teman, teman sambil sesekali menjulurkan lengan dan memicingkan mata sedikit untuk melemparkan anak panah ke target yang tergantung di tembok. Kadang ada masa-masa kamu merasa selalu beruntung dan mengenai target terus-menerus, tetapi ada kalanya panahmu meleset dan mendarat di atas meja atau lantai.
BERENDAM
Atau lebih spesifiknya, berendam air panas. Sebuah studi oleh Loughborough University di Inggris menemukan bahwa duduk berendam di bak air panas selama satu jam dapat membakar sekitar 140 kalori dan menurunkan sedikit level gula darah.
Oleh karena itu, nikmatilah sauna, pemandian air panas, dan berendam air sabun berbusa pada setiap kesempatan. Karena kegiatan yang pasif itu sedang populer saat ini. Atau bisa juga berenang santai beberapa putaran. Walau bagaimanapun juga, filosofi Kungkang itu pada dasarnya menerapkan “jangan terlalu dipikirkan”, lakukan apa yang menurutmu baik.
CROQUET
Istilah yang jarang didengar, tetapi ini benar-benar cabang olahraga. Saya sudah mencari informasi mengenai hal ini. Dan olahraga ini lebih santai dan lambat daripada jenis olahraga mana pun yang bisa kamu pikirkan. Olahraga ini berasal dari Inggris, atau mungkin Prancis (filosofi Kungkang tidak terlalu memikirkan hal mendetail seperti ini) dan melibatkan gerakan memukul sebuah bola berat dengan menggunakan semacam palu agar melewati gawang kecil.
Pelukis terkenal, Manet, pernah menggambar sumiah orang yang tengah bermain croquet, dermkian juga Norman Rockwell dan Winslow Homer. Ini menunjukkan betapa lambatnya permainan ini berjalan sehingga para seniman dapat menggambarnya secara langsung saat itu juga.
BOCCE
Bocce mirip seperti boling, perbedaannya, boling menggunakan jalur kayu yang licin, sedangkan bocce menggelindingkan bola di atas tanah. Jadi, ini adalah olahraga yang cocok bagi siapa pun yang menganggap bahwa boling itu terlalu cepat.
Inti permainannya ialah pemain melempar sebuah bola kecil ke lapangan permainan dan kemudian melempar 4 bola lain sedekat mungkin dengan bola pertama tadi. Tim yang berhasil melempar bola mereka paling dekat dengan bola kecil pertama, akan menang.
Dalam bocce, kita hanya perlu berdiri sehingga banyak waktu untuk makan-minum dan menghabiskan waktu bersama, yang memang merupakan bagian terbaik dari olahraga, bukan? Jika ada kesempatan untuk sekadar berkumpul, orang akan senang memainkan olahraga tersebut, tak peduli betapa aneh Olahrag itu.











