Sabtu, 24 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Hari Buku Nasional, Wagub DKI Jakarta Tegaskan Larangan Beli Buku Bajakan

Oleh Siti Khotijah
18 Mei 2022
di Berita Buku
A A
Hari Buku Nasional, Wagub DKI Jakarta Tegaskan Larangan Beli Buku Bajakan

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ingtakan warga jangan beli buku bajakan (Foto: megapolitas.okezone.com/Jakarta Book Review)

Jakarta – Bertepatan dengan perayaan Hari Buku Nasional, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengingatkan masyarakat tak membeli buku bajakan. Dengan tidak membeli buku bajakan, berarti menghargai kerja keras para penulis maupun penerbit buku. Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers bersama Delegasi Komite Eksekutif dan Panitia Pelaksana International Publishers Association (IPA) World Congress 2022, di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Hal ini ia sampaikan mengingat banyaknya keluhan dari kalangan penulis hingga penerbit terkait maraknya pembajakan buku. “Setiap bertemu dengan penulis, penerbit, pegiat literasi, keluhannya mereka sama ‘tolong jangan beli buku bajakan’. Hargai hak cipta,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, perlunya gerakan bersama masyarakat untuk tak membeli buku bajakan di pasar. Meski tidak mudah, namun gerakan ini harus terus digaungkan dan disosialisasikan.

Riza menyadari betapa sulitnya menulis satu karya buku. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat memiliki pemahaman menghindari pembelian buku bajakan.

Lebih lanjut, ia juga meminta masyarakat untuk mendukung aparat hokum terkait kejelasan aturan hokum pembajakan buku.

BACA JUGA:

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

Untuk diketahui, tahun ini DKI Jakarta berkesempatan menjadi tuan rumah Kongres Dunia IPA pada November 2022 mendatang. Nantinya anggota IPA akan datang dari 73 negara dengan 1.500 lebih penerbit.

IPA sendiri merupakan federasi asosiasi penerbit terbesar di dunia yang berbasis di Jenewa, Swiss. Organisasi ini berdiri pada tahun 1896 di Paris oleh para penerbit terkemuka. IPA berperan mewakili kepentingan industri penerbitan di forum internasional. Ia memiliki misi mempromosikan dan melindungi penerbitan serta meningkatkan kesadaran betapa besarnya peran penerbitan dalam sector pembangunan ekonomi, budaya, sosial. (ST/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Miftahul Ma’iyyah, Kunci Memahami Hakikat dan Menggapai Makrifat

Selanjutnya

Jadi Lebih Baik, Perpusnas Menata Kembali Layanan ISBN

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
adi Lebih Baik, Perpusnas Menata Kembali Layanan ISBN

Jadi Lebih Baik, Perpusnas Menata Kembali Layanan ISBN

Terbaru

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In