Kamis, 8 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Buku ‘Dunia Hoegeng, 100 Tahun Keteladanan’ Resmi Rilis

Oleh Siti Khotijah
8 November 2021
di Berita Buku
A A
Penampakan buku 'Dunia Hoegeng, 100 Tahun Keteladanan' (Foto: editor.id/Jakarta Book Review)

Penampakan buku 'Dunia Hoegeng, 100 Tahun Keteladanan' (Foto: editor.id/Jakarta Book Review)

Jakarta – Keluarga besar mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Hoegeng Imam Santoso, merilis buku yang berjudul “Dunia Hoegeng, 100 Tahun Keteladanan”. Buku ini secara khusus ditulis oleh wartawan senior Farouk Arnaz.

Buku yang dirilis dalam rangka memperingati 100 tahun Hoegeng Imam Santoso ini dihadiri oleh keluarga besar, pejabat Negara, hingga kalangan partai politik.

“Ide penulisan muncul dari Pak Komisaris Jenderal (Purn) Drs. Nanan Soekarna dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komjen Arief Sulistyanto,” ujar Aditya Hoegeng, anak kedua mantan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Hoegeng Imam Santoso, di Jakarta Selatan, Minggu (7/11/2021).

Awalnya Didiet sapaan akrab Aditya, disarankan untuk menulis buku yang berisi tentang sosok Kapolri kelima itu dari segi humanisnya, karena sebelumnya sudah ada buku-buku tentang kedinasannya. Hingga akhirnya Didiet dikenalkan kepada  wartawan senior yakni Farouk Arnaz. Tak butuh waktu lama, kurang lebih empat bulan dan beberapa kali revisi, akhirnya buku ini pun terbit.

Secara singkat, buku ini menceritakan tentang sosok Hoegeng Imam Santoso yang meninggalkan warisan mempertahankan prinsip, menjaga integritas, dan dedikasi. Hingga kini sosok Kapolri yang menjabat dari 1968-1971 ini adalah sosok langka yang sulit dicari padanannya.

BACA JUGA:

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

Bedah “Panduan Melawan Tirani”, Media Wahyudi Askar Bongkar Struktur yang Membuat Tirani Bertahan

Belum Sebulan Terbit, “Toko Manisan Ajaib Amberglow” Rayakan Cetak Ulang Lewat Bedah Buku di Bukupreneur Bogor

Hoegeng pun juga mengajari keluarganya untuk hidup dengan penuh idealisme, antikompromi, tak mau berkhianat, dan berkongsi dengan kebatilan. Sepak terjangnya yang tidak bisa disetir ini membuatnya kehilangan jabatannya. Ia bahkan bergabung dengan Petisi 50 pada tahun 1980 yang lantang mengkritik penguasa saat itu yang dianggap mulai melenceng.

Lebih lanjut, buku ini juga berisi tiga kasus menonjol di akhir karier Hoegeng sebagai Kapolri serta kebijakan-kebijakannya selama menjadi Kapolri. (Zak/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Tak Apa-Apa Tak Sempurna

Selanjutnya

5 Novel Thriller yang Dicap Sebagai Akar Kejahatan

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026
IMG_0105-scaled

Bedah “Panduan Melawan Tirani”, Media Wahyudi Askar Bongkar Struktur yang Membuat Tirani Bertahan

24 Agustus 2026
Belum Sebulan Terbit, “Toko Manisan Ajaib Amberglow” Rayakan Cetak Ulang Lewat Bedah Buku di Bukupreneur Bogor

Belum Sebulan Terbit, “Toko Manisan Ajaib Amberglow” Rayakan Cetak Ulang Lewat Bedah Buku di Bukupreneur Bogor

22 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
5 Novel Thriller yang Dicap Sebagai Akar Kejahatan

5 Novel Thriller yang Dicap Sebagai Akar Kejahatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026
nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
IMG_0105-scaled

Bedah “Panduan Melawan Tirani”, Media Wahyudi Askar Bongkar Struktur yang Membuat Tirani Bertahan

24 Agustus 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In