Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Mahfuzhat: Kata-Kata Indah, Ringan, dan Penuh Makna

Resensi Buku Mahfuzhat Terbitan Rene Islam

Oleh Rizal Siddiq
16 Juni 2023
di Resensi
A A

“Mahfuzhat”. Bagi saya yang pernah menimba ilmu di pesantren, mendengar kata ini seolah membangkitkan imaji nostalgia masa lalu dengan kalimat-kalimat indah yang saat itu susah payah saya pahami dan hafalkan. Teringat kembali akan kata-kata motivasi yang luar biasa dari mahfuzhat yang membuat saya kuat menjalani disiplin ketat di pesantren. Begitu luar biasanya, hingga hitungan tahun berlalu, kalimat-kalimat yang ada di dalamnya masih terpatri di kepala.

Memang, “Mahfuzhat” pada dasarnya merupakan bahan ajar di pesantren-pesantren. Ini telah menjadi tradisi literatur pesantren untuk menyebut kalimat-kalimat indah yang berisi kata-kata mutiara, pepatah bijak, hikmah, dan juga falsafah hidup. Para santri diwajibkan memahami dan menghafal mahfuzhat berdasarkan tingkatan masing-masing. Selain pemahaman akan maknanya yang dalam, struktur bahasa Arab yang bagus juga menjadi objek pembelajaran bagi santri.

Meski begitu, kalimat-kalimat di dalamnya sebenarnya bersifat universal. Tema seputar kesungguh-sungguhan dan menuntut ilmu tentu tidak hanya berlaku bagi kalangan santri. Orang di luar pesantren atau bahkan di luar Islam pun bisa menjadikan “Mahfuzhat” sebagai salah satu pegangan hidup. Masalahnya, akses terhadap mahfuzhat bagi kalangan umum masih terbatas. Mengingat mahfuzhat ini berbahasa Arab, kendala bahasa mungkin menjadi faktor penyebab utamanya.

Penerbit Rene Islam sepertinya melihat peluang ini. Pertanyaan bagaimana caranya mahfuzhat bisa diakses oleh orang yang tidak mengerti bahasa Arab dijawab dengan sederhana, yakni diterjemahkan. Saat ini, “Mahfuzhat” telah tersedia dengan bahasa Indonesia dengan terjemahan yang baik dan mudah dipahami bagi orang yang tidak mengerti bahasa Arab.

Buku Mahfuzhat Rene Islam

Buku Mahfuzhat yang disusun oleh Tim Rene Islam ini terbagi secara sistematis dalam tiga bagian: bagian pertama berisi kamus mahfuzhat, bagian kedua berisi ayat, hadis, serta bait-bait hikmah, dan bagian ketiga yang berisi nasihat-nasihat ulama dan para pujangga.

BACA JUGA:

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

Kata-kata mutiara dalam buku ini disusun sesuai huruf hijaiyah dari alif (آ) hingga ya` (ي) membentuk kamus. Berbeda dengan bahan pembelajaran di pesantren yang disusun berdasarkan tingkatan kelas atau tema tertentu. Di bagian ini kita akan menemukan banyak sekali kata-kata mutiara yang inspiratif, seperti من جد وجد (barang siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan berhasil), اترك الشر يتركك (Tinggalkanlah keburukan, niscaya keburukan akan meninggalkanmu), dan masih banyak lagi.

Setelah kamus mahfuzhat, terdapat satu bagian khusus berisi ayat, hadis, dan bait-bait hikmah yang layak kita renungkan. Poin-poin dalam bagian ini dibagi dalam tema-tema tertentu yang memudahkan kita mencari isi buku ini, seperti: santun dan marah, rendah hati dan sombong, anjuran untuk menuntut ilmu, tolong menolong, dan beragam tema lainnya.

Tercantum sebuah kalimat menarik dalam bagian ini yang berasal dari sebuah hadis qudsi. Ini merupakan pesan dari malaikat Jibril kepada Nabi saw., berikut pesannya:

وَ اعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ

“Berbuatlah sesukamu, sesungguhnya engkau yang akan mendapat balasan atasnya.”

Bagian terakhir buku ini mencantumkan nasihat-nasihat dari para ulama dan pujangga. Nasihat-nasihat ini tersaji dalam bentuk syair yang sangat indah dan puitis menggambarkan tingginya budaya sastra Arab pada masa itu. Banyak ulama-ulama yang menyumbangkan syairnya dalam buku ini, yakni: Imam Syafi’i, Ali bin Abi Thalib, Abu Muslim al-Khurasani, Abu Tamam, dll.

Di antara syair-syair tersebut, terdapat satu syair yang sangat legendaris dari Abu Nawas. Kita sering menyebutnya dengan al-I’tiraf. Syair ini sering dikumandangkan di masjid-masjid atau pengajian, bahkan menjadi lagu yang pernah dibawakan grup nasyid asal malaysia, Raihan. Isi syair ini begitu menyentuh, mengingatkan kita akan dosa dan memohon ampunan. Berikut penggalan syairnya:

إِلٰهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلَا # وَلَا أَقْوَى عَلَى النَّارِ الجَحِيْم

هَبْ لِي تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِي # فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ العَظِيْم

Wahai Tuhanku! Hamba tak pantas menjadi ahli surga. Namun, hamba pun tak sanggup menjadi penghuni neraka.

Terimalah taubat hamba dan ampunilah dosa-dosa hamba. Sesungguhnya Engkaulah Maha Pengampun dosa yang besar.

Manfaat Mempelajari Buku Ini

Mempelajari mahfuzhat memberikan kita manfaat yang berlimpah. Dengan membaca setiap kata dalam buku ini, kita bisa melepas lelah akan kehidupan dunia. Kendatipun beratnya masalah yang kita hadapi, merenungkan kata-kata indah dalam buku ini membuat pikiran kita teralihkan dan merasa tenang.

Bagi orang yang sedang mempelajari bahasa Arab, buku ini sangat membantu proses belajar Anda. Melalui buku ini, kita akan mendapatkan kosa kata dan struktur kalimat bahasa Arab yang bagus dan indah dari para penyair. Kita juga bisa mempelajari literasi yang menggambarkan kebudayaan Arab pada masa lalu yang terkenal dengan syair-syair yang menyejukkan hati.

Ada pelajaran hidup yang bisa kita petik dari setiap kata dalam buku ini, baik dari segi sosial, keimanan, dan juga pengembangan diri. Buku ini bisa jadi salah satu pedoman kita menjalani kehidupan.

Buku Mahfuzhat terbitan Rene Islam ini sangat cocok untuk jadi buku saku yang kita bawa sehari-hari. Membacanya dapat mengisi kekosongan waktu dengan kata-kata yang indah dan inspiratif. Buku ini bisa menjadi pengingat kita untuk selalu berada di jalan yang baik dan terhindar dari pikiran yang buruk.

Satu hal yang saya sayangkan, yakni penyusunan kamus mahfuzhat yang berdasarkan huruf hijaiyah. Bagi orang yang awam terhadap bahasa Arab dan belum bisa menetapkan dasar kata-kata dalam bahasa Arab (فعل), penyusunan ini mungkin sedikit menyulitkan mereka untuk mencari kalimat tertentu. Namun, hal itu tidak mengurangi makna yang dalam dari setiap kalimat dan kenikmatan membaca buku ini.

Jika Anda mencari buku yang ringan tapi penuh makna, buku inilah jawabannya. Selamat menyelami untaian kata penuh makna dalam “Mahfuzhat”!

Identitas Buku

Judul Buku Mahfuzhat
Penyusun Tim Rene Islam
Dimensi 19 × 13 cm
Cetakan Februari 2020
Halaman 372
Cover Soft Cover
Penerbit Rene Islam
   
Topik: buku islammahdudzotmahfuzhatreview mahfuzhat
SendShareTweetShare
Sebelumnya

Penerbit Renebook Jalin Kerja Sama dengan Consumeri.id Terbitkan Karya Yuswohady

Selanjutnya

Lakukan Inovasi, Gramedia Bangkitkan Spirit Toko Buku Offline Pasca Pandemi

Rizal Siddiq

Rizal Siddiq

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

nabi yusuf

Dari Penjara Menuju Lumbung Negara: Refleksi Kebijakan Publik atas “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”

2 Oktober 2026
nahwul qulub tata bahasa ruhani

Kitab Nahwul Qulub: Asupan Gizi Tambahan Untuk Nalar Para Santri

30 September 2026
Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

Habis Haflah, Terbitlah Arah: Catatan Kritis atas Buku Kang Yanuar Tentang Masa Depan NU

7 September 2026
menikah

Menikah Bukan Cuma Soal ‘I Do’: Nasihat dan Pandangan Realistis dari Imam al-Ghazali

13 Juni 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Lakukan Inovasi, Gramedia Bangkitkan Spirit Toko Buku Offline Pasca Pandemi

Lakukan Inovasi, Gramedia Bangkitkan Spirit Toko Buku Offline Pasca Pandemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In