Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

4 Hal yang Wajib Dijauhi Biar Tenang, Saran Al-Muhasibi

Oleh Erdy Nasrul
2 November 2022
di Berita Buku
A A
4 Hal yang Wajib Dijauhi Biar Tenang, Saran Al-Muhasibi

Jakarta Book Review

Ulama sufi Abu al-Harits al-Muhasibi (781-857) menyebut empat hal penting yang wajib dijauhi kalau ingin hati menjadi tenang. Dia menyebut hal tersebut dalam kitabnya al-Makasib. Buku ini diterjemahkan penerbit Rene Turos menjadi Jika Tuhan Mengatur Rezeki Manusia, Mengapa Kita Harus Bekerja?

Ini adalah buku yang sederhana dan mudah dibawa kemana pun. Dimensinya 13 x 19 cm, 208 halaman. Kover buku ini diperindah dengan warna abu-abu yang berpadu dengan hijau dengan ilustrasi nuansa gemerlap kehidupan kota.

Apa saja empat hal itu?

Pertama

Al-Muhasibi menjelaskan, seluruh larangan Allah yang berkaitan dengan akidah, seperti kesesatan, bid’ah, berlebihan dalam mendeskripsikan-Nya secara tidak benar, dan hanya meyakini sesuatu yang sudah jelas kedudukannya.

Kedua

Seluruh larangan Allah berupa perbuatan maupun keyakinan di hati.

BACA JUGA:

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

Ketiga

Perkara syubhat atau yang tidak jelas halal atau haramnya. Hal syubhat bukan hanya dalam hal komposisi bahan suatu barang, tapi juga cara mendapatkan barang tersebut. Misalkan, pakaian dibuat dari bahan yang halal, tapi tidak diketahui apakah diperoleh dengan cara merampok atau membeli, maka itu syubhat.

Keempat

Perkara halal yang dikhawatirkan menjadi jalan menuju yang terlarang. Contohnya, bicara itu dibolehkan, tapi banyak bicara akan mengarah kepada perkataan yang tidak diperlukan, bahkan dosa berupa fitnah dan dusta. Contoh lainnya adalah harta. Memiliki harta itu boleh, tapi kalau berlebihan memiliki harta, bahkan disertai dengan cinta harta, maka akan mengakibatkan seseorang cinta dunia dan banyak melakukan apa yang dilarang Allah.

Tentang al-Makasib

Ini adalah buku yang sederhana. Isinya banyak kandungan alquran dan hadis shahih yang mudah dihafalkan. Juga disertai dengan kisah dan dialog yang inspiratif. Meski disusun lebih dari seribu tahun lalu, buku ini tetap menarik untuk dibaca. Nilai dan pemikiran di dalamnya adalah bekal mengarungi kehidupan, seperti empat larangan di atas. Dan ada banyak lagi isi buku yang sayang untuk dilewatkan.

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Setelah Dapat Rezeki, Ngapain? ini Anjuran Imam al-Muhasibi

Selanjutnya

Mendapatkan Rezeki dari Orang Zalim, Bolehkah?

Erdy Nasrul

Erdy Nasrul

Pegiat literasi

TULISAN TERKAIT

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
Selanjutnya
Selanjutnya
Iustrasi bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup

Mendapatkan Rezeki dari Orang Zalim, Bolehkah?

Terbaru

penerbit rene turos

16 Tahun Penerbit Rene Turos: Bagikan 1.600 Buku kepada Pembaca dan Komunitas

20 Oktober 2026
Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

Rayakan 16 Tahun, Rene Turos Group Bagikan 1.600 Buku untuk Pembaca

17 Oktober 2026
Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

Feri Amsari: Prabowo Harus Baca “Politik Kaum Tertindas”

10 Oktober 2026
politik kaum tertindas

Bedah Buku “Politik Kaum Tertindas”, Feri Amsari Kritik Praktik Blusukan yang Kehilangan Esensi

10 Oktober 2026
in this economy

In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi

7 Oktober 2026
GENTLE REMINDER

Renebook Hadirkan Ruang Refleksi Diri Lewat Meaning Sharing Session di IIBF 2026

5 Oktober 2026

© 2026 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In