Kamis, 2 April 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jakarta Book Review (JBR)

Putri Indonesia Maluku Donasikan Buku Untuk Sekolah di Pedalaman Maluku Tengah

Oleh Siti Khotijah
1 Maret 2022
di Berita Buku
A A
Putri Indonesia Maluku Donasikan Buku Untuk Sekolah di Pedalaman Maluku Tengah

Putri Indonesia Maluku (kiri) berdialog dengan seorang anak saat mengunjungi Walang (rumah) Baca Sekolah Rasa. (Foto: antaranews.com/Jakarta Book Review)

Ambon – Putri Indonesia Maluku, Jaswin Kaur Dhillon mendonasikan buku kepada Sekolah Rasa, sebuah rumah baca di pedalaman Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Tujuan dari kegiatan ini untuk menyemangati anak-anak agar gemar membaca.

“Ini merupakan program yang saya lakukan sebagai Putri Indonesia Maluku, yaitu “Kele Par Kalesang”, untuk meningkatkan minat baca dan pentingnya pendidikan, terutama untuk generasi muda,” ucapnya di Ambon, Senin (28/2/2022).

Ia menceritakan, untuk sampai ke rumah baca yang berlokasi di Dusun Waipoot, pedalaman Negeri (Desa) Wakal, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku ini cukup berat. Lokasinya yang berada di atas bukit ditambah minimnya infrastruktur jalan yang layak, membuat ia dan beberapa relawan lainnya harus berjalan kaki melalui jalan yang sebagian besar masih berupa tanah.

Meski begitu, perjalanan tersebut seakan terbayar karena melihat puluhan anak-anak di Sekolah Rasa sangat antusias untuk bermain dan belajar bersama. Jaswin mengatakan alasannya meluncurkan program “Kele Par Kalesang” karena Maluku berada di peringkat 26 dari 34 provinsi di Indonesia, yang tingkat literasinya dinilai rendah. “Padahal membaca itu penting untuk menunjang pendidikan dan kehidupan yang semakin modern di era digital. Melalui membaca, kita bisa memilah informasi yang benar supaya tidak terjebak informasi hoaks,” ujarnya.

Sekretaris Negeri (Desa) Wakal, Armal Samal pun sangat senang dengan adanya bantuan donasi buku tersebut. Ia juga menjelaskan Sekolah Rasa merupakan tempat belajar nonformal yang diinisiasi oleh Masyarakat Relawan Indonesia ACT dan didukung warga setempat. Bangunan sekolah itu menggunakan rumah kepala dusun untuk dijadikan Walang (rumah) baca.

BACA JUGA:

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” Sajikan Formula Pola Asuh Keluarga Indonesia

Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

Bertahan di Zaman Modern: 36 Tahun Berdirinya Pustaka Al-Kautsar

Buku “La tresse” Karya Laetitia Colombani akan Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

“Dengan adanya Sekolah Rasa ini sangat membantu sekali karena di Dusun Waipoot lokasinya di dalam sekali. Untuk ke sekolah terdekat jaraknya sekitar tiga kilometer, dan sulit kenderaan sehingga anak-anak usia sekolah butuh rumah belajar ini,” katanya.

Ia juga menjelaskan, Dusun Waipoot merupakan satu dari tiga dusun di Negeri Wakal yang masyarakatnya berada di kategori kemiskinan ekstrem. Dua dusun dengan kemiskinan ekstrem yang lain, adalah Dusun Waringin Cap dan Oli Lama. Kemiskinan diperparah dengan adanya pandemic Covid-19. Masyarakat menjual hasil taninya ke desa, namun pembeli sangat berkurang.

Cantika Muhrim, relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) menjelaskan Sekolah Rasa merupakan singkatan dari Rumah Belajar Atap Sagu yang beroperasi sejak Oktober 2020. Sekolah ini dilatarbelakangi kondisi Covid-19 yang memaksa kegiatan belajar dari offline menjadi online, sedangkan dusun ini tidak memiliki akses internet. Padahal disana banyak anak-anak yang membutuhkan wadah untuk belajar.

Hingga saat ini ada 20 hingga 25 anak yang belajar secara gratis di Sekolah Rasa yang dibimbing oleh lima orang relawan pada dua kali pertemuan dalam sepekan. Sebagian besar anak-anak yang belajar di tempat itu dari tingkat pendidikan usia dini, sekolah dasar, dan sebagian kecil SMP.

Di sekolah ini relawan mengajari anak usia dini untuk membaca dan menulis, sedangkan anak yang sudah sekolah dibantu untuk mendalami pelajaran yang tidak tuntas mereka dapatkan di sekolah formal.

“Respon warga sekitar sangat positif. Bahkan mereka berharap sekolah seperti ini akan terus ada dan tetap mengawal pertumbuhan anak-anak mereka, karena tingkat pendidikan anak-anak di wilayah ini sangat ketinggalan jauh dibandingkan anak-anak di kota karena aksesnya yang jauh,” pungkasnya. (ST/JBR)

SendShareTweetShare
Sebelumnya

Bukannya Aku Nggak Mau Menikah

Selanjutnya

J.Lo Bakal Rilis Buku Anak

Siti Khotijah

Siti Khotijah

Redaktur Jakarta Book Review

TULISAN TERKAIT

Try Sutrisno

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” Sajikan Formula Pola Asuh Keluarga Indonesia

15 November 2025
Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

29 Oktober 2025
Bertahan di Zaman Modern: 36 Tahun Berdirinya Pustaka Al-Kautsar

Bertahan di Zaman Modern: 36 Tahun Berdirinya Pustaka Al-Kautsar

22 September 2025
Cover buku dan film La tresse

Buku “La tresse” Karya Laetitia Colombani akan Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

15 September 2025
Selanjutnya
Selanjutnya
J.Lo Bakal Rilis Buku Anak

J.Lo Bakal Rilis Buku Anak

Terbaru

kenal lebih dekat

Kenali Lebih Dekat untuk Menjauhi Prasangka

26 Januari 2026
Kisah dari Negeri Para Insinyur

Kisah dari Negeri Para Insinyur

21 November 2025

Di Persimpangan Jalan: Minyak, Memori, dan Misi Mustahil Indonesia

17 November 2025
Try Sutrisno

Peluncuran Buku “Filosofi Parenting Try Sutrisno” Sajikan Formula Pola Asuh Keluarga Indonesia

15 November 2025
Tahap Akhir “AYO BACA!” Institut Prancis Indonesia: Soroti Dunia Literasi dan Sastra Kontemporer

Tahap Akhir “AYO BACA!” Institut Prancis Indonesia: Soroti Dunia Literasi dan Sastra Kontemporer

14 November 2025
Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

Buku “The Girl with the Dragon Tattoo” Jadi Best Crime & Mystery versi Goodreads

29 Oktober 2025

© 2025 Jakarta Book Review (JBR) | Kurator Buku Bermutu

  • Tentang
  • Redaksi
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Masuk
  • Beranda
  • Resensi
  • Berita
  • Pegiat
  • Ringkasan
  • Kirim Resensi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In